Terpilih Jadi Kades Inspiratif, Dasuki Terima Penghargaan FKPDL Jateng

0
103

KENDAL – Kades Jungsemi Kecamatan Kangkung, Dasuki terpilih menjadi salah satu Kades inspiratif karena dinilai berhasil membangun dan memajukan desa. Atas prestasinya itu Dasuki mendapatkan penghargaan dari Forum Komonikasi Pendamping Lokal Desa (FKPLD) Jateng. Penghargaan itu diberikan saat kegiatan kumpul bersama dan Kopdar rutin FKPLD di halaman Stadion Utama Kendal, Rabu (17/5/2023).”Pada Kopdar ini, FKPLD memberikan penghargaan kepada 3 kades inspiratif dan 1 Sekdes Inspiratif di Jawa Tengah. Salah satunya adalah kades dari Kendal Bapak Dasuki,” ujar Aris Yudhi selaku Ketua YKPLD Jateng.

Dijelaskan, pemberian penghargaan mengacu pada terwujudnya sebuah proges APBDes yang telah direncanakan dengan memetakan sebuah desa. Menurut Aris, melalui Kopdar ini, pihaknya juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan terkait kesejahteraan pendamping desa yang hingga saat ini hanya berpenghasilan Rp1.880.000 perbulan.”FKPLD juga akan memperjuangkan honornya perbulan yang saat ini ada dalam postur anggaran belanja dan jasa untuk bisa dipindahkan ke postur anggaran belanja pegawai. Teknisnya bagaimana, tentu mereka yang di atas lebih tahu,” kata Aeis Yudhi.

Menjelang Pemilu 2024, FKPLD Jateng yang belum tahu siapa nanti yang akan berkuasa, meminta kejelasan terkait status pendamping desa yang hanya berstatus tenaga kontrak. Pihaknya khawatir, jika bergantinya kekuasaan nasibnya hanya sampai disini. Padahal di desa masih tetap membutuhkan pendamping desa.

Dijelaskan Aris, FKPLD hanya ada di Jawa Tengah yang terbentuk atas dasar kesadaran dan rasa saling rasa kesetiakawanan sosial dan jiwa kebersamaan. Di Jateng, FKPLD memiliki 1.700 anggota dari pendamping desa.”Saya berharap, melalui kegiatan ini akan lebih banyak lagi masyarakat yang mengetahui peran penting pendamping lokal desa dalam mewujudkan kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Kades Jungsemi, Dasuki mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Dipilih menjadi kades inspiratif akan memacubya untuk terus semangat membangun desa.”Dulu desa saya sangat kesulitan air untuk pengairan sawah. Dengan adanya Dana Desa, semua bisa teratasi. Bahkan, jalan pertanian sekarang sudah cor beton semua,” kata Dasuki.

Dikatakan, dari Dana Desa, pihaknya juga bisa membangun sebuah destinasi wisata Pantai Indah Kemangi. Pendapatan dari destinasi wisata ini pihaknya gunakan untuk pendidikan non formal.”Di desa kami pendidikannya non formal. Mulai dari tingkat Paud, TK, Madrasah dan Al Wustho. Di sekolah ini gratis, karena dibiayai desa,” jelasnya.

Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki mewakili Bupati Kendal Dico M Ganinduto, mengatakan, PLD merupakan garda terdepan dalam rangkaian alur pendampingan di Desa. PLD selalu berada paling dekat dengan desa, sehingga berbagai hal yang dialami dan terjadi di desa bisa dikawal.”PLD ini harus dapat memahami berbagai hal yang terjadi di desanya masing-masing dan dapat memberikan saran, masukan terhadap kepala desa, bahkan bisa memberikan masukan jawaban atas semua pertanyaan dan permasalahan yang muncul di desa,” katanya.

Wabup Kendal berharap, melalui kegiatan ini dapat terjalin komunikasi, silaturahmi, bertukar ilmu, memberikan informasi, saling menguatkan antar PLD. Ia juga mengajak kepada seluruh tenaga pendamping desa, agar mendampingi desanya dengan sebaik-baiknya, serta dapat mengawal dan mengawasi jalannya pengelolaan dana desa, sehingga tidak disalahgunakan.”Tolong Dana Desa untuk dikawal dan diawasi untuk kemanfaatan bersama dalam rangka memajukan desa dan meningkatkan perekonomian taraf hidup masyarakat setempat. Mari kita bergandengan-tangan untuk bekerja dan berkarya nyata demi mewujudkan desa yang maju dan mandiri,” ajaknya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here