Koperasi Unggas Sejahtera Dapat Bantuan Jagung Subsidi 300 Ton

0
71

KENDAL – Koperasi Unggas Sejahtera mendapat bantuan jagung subsidi dari Pemerintah sebanyak 300 ton. Hal tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Kabupaten Kendal, Suwardi saat penyerahan bantuan secara simbolis di Patean, Kamis (23/09/21).”Sesuai janji Presiden satu minggu setelah audiensi dengan Pinsar Nasional ada bantuan jagung. Saat ini sudah diterima koperasi Unggas sejahtera Kendal sebanyak 300 ton dengan harga Rp4500/Kg,” katanya.

Suwardi mengatakan, pihaknya masih menunggu janji Presiden yang akan merealisasikan bantuan jagung sebanyak 29 ribu ton. Dikatakan, jagung merupakan 50 persen dari kebutuhan pakan ayam, sehingga meski saat ini realisasi bantuan belum banyak tapi cukup membantu meredam harga jagung agar tidak naik terus.”Kebutuhan jagung untuk pakan ternak di Kabupaten Kendal perhari mencapai 350 ton, untuk itu kami berharap bantuan sebanyak 29 ribu ton segera direalisasi,” harapnya.

Suwardi menjelaskan, bantuan jagung subsidi 300 ton langsung habis dibagi untuk 563 peternak. Menurut Suwardi bantuan jagung 300 ton belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kenaikan harga telor yang saat ini masih berkisar Rp 14-15 Ribu/Kg.”Kondisi harga telor masih memprihatinkan 1 butir telur dengan kerupuk mahal kerupuk,” katanya.

Meski demikian pihaknya sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan jagung oleh Presiden dan Mentan. Ucapan terima kasih juga disampaikan seorang peternak asal Sukorejo, H Mastur Darori. Pihaknya sangat bersyukur pemeritah sudah menjndaklanjuti keluhan peternak. Dikatakan, meski belum berdampak signifikan tapi bantuan itu bisa mengurangi kerugian yang dialami peternak.”Semoga harga telor bisa tembus Rp 19 ribu/Kg agar peternak bisa terangkat dan mengurangi pengangguran,” jelasnya.

Mastur mengaku, dulu sebelum pabdemi Covid-19, kebutuhan jagung untuk ternaknya saja mencapai 100 ton perbulan, namun sekarang hanya 50 ton perbulan.”Untuk penghematan kami, seleksi ketat untuk ayam yang sudah tidak produktif untuk di afkir dini,” jelasnya.

Samsudin, Penyuluh Dinas Pertanian di Kecamatan Patean mengatakan bantuan jagung dari pemerintah merupakan tindaklqnjut dari pertemuan perwakilan Pinsar Nasional untuk menstabilisasi harga jagung. Meski belum bisa mencukupi kebutuhan peternak, diharapkan dapat membantu mengurangi kerugian mereka. Dikatakan, pihaknya akan terus mengawal realisasi bantuan 29 ton sehingga mampu mengangkat harga telor. Dijelaskan, di Kecamatan Patean sendiri tersedia 7000 hektar lahan yang siap di tanami jagung namun kenyataannya yang ditanam jagung baru 1000 hektar.” Kami menghimbau masyarakat menanam jagung,” pungkasnya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here