APJIKOM Perkuat Ekosistem Publikasi Ilmiah Nasional, Luncurkan IAMJOS dan Satukan Akademisi dalam Workshop Nasional 2026

0
3

Semarang, 23 Juli 2026 – Upaya meningkatkan daya saing jurnal ilmiah Indonesia menuju panggung internasional terus diperkuat. Asosiasi Program Studi Ilmu Komputer (APJIKOM) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar Workshop Nasional APJIKOM 2026: Strategi Pengelolaan Jurnal Ilmiah & Launching Platform IAMJOS di Kampus UNIMUS, Semarang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum nasional yang mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, profesor, pengelola jurnal, editor, reviewer, peneliti, serta akademisi dari berbagai wilayah Indonesia untuk membahas transformasi tata kelola jurnal ilmiah berbasis standar internasional.

Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Menuju Jurnal Internasional Bereputasi”, workshop menjadi ruang strategis untuk memperkuat kapasitas pengelolaan jurnal melalui penerapan praktik terbaik (best practices), peningkatan kualitas proses editorial, penguatan budaya peer review, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung ekosistem publikasi ilmiah yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan resmi melalui pembacaan susunan acara, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Danang, S.Kom., M.T. menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus secara resmi memperkenalkan Integrated Academic Management Journal System (IAMJOS), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung pengelolaan jurnal ilmiah secara terintegrasi.

Peluncuran IAMJOS menjadi salah satu agenda utama dalam workshop ini. Platform tersebut diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pengelola jurnal, mulai dari manajemen editorial, pengelolaan artikel, proses penelaahan (peer review), hingga peningkatan efisiensi operasional jurnal. Kehadiran IAMJOS juga diharapkan menjadi bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan publikasi ilmiah nasional sehingga semakin siap memenuhi tuntutan standar internasional.

Workshop semakin berbobot dengan Opening Speech yang disampaikan oleh Prof. Ir. Zainal A. Hasibuan, Ph.D., salah satu tokoh nasional di bidang teknologi informasi dan publikasi ilmiah. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan reputasi jurnal Indonesia harus didukung oleh tata kelola yang profesional, penerapan etika publikasi yang konsisten, kualitas proses editorial yang baik, serta kolaborasi yang kuat antarperguruan tinggi dan komunitas ilmiah.

Sesi ilmiah dipandu oleh Dr. De Rosal, Ignatius Moses Setiadi, M.Kom. sebagai moderator, menghadirkan tiga narasumber nasional yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan jurnal dan publikasi ilmiah. Prof. Ir. Teddy Mantoro, M.Sc., Ph.D. memaparkan strategi penguatan tata kelola jurnal berbasis standar internasional. Prof. Dr. Kristoko Dwi Hartomo, S.Kom., M.Kom. membahas peran strategis reviewer dalam menjaga kualitas artikel ilmiah melalui proses penelaahan yang objektif, transparan, dan berintegritas. Sementara itu, Dr. Lasmedi Afuan, M.Sc. mengulas strategi peningkatan kualitas manajemen pengelolaan jurnal agar mampu memenuhi indikator akreditasi nasional dan indeksasi internasional.

Diskusi berlangsung dinamis dengan tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Beragam isu strategis mengemuka, mulai dari penguatan tata kelola Open Journal Systems (OJS), peningkatan kualitas manuskrip, pengembangan kapasitas editor dan reviewer, hingga strategi membawa jurnal Indonesia masuk ke berbagai basis data internasional bereputasi.

Usai mengikuti rangkaian workshop, suasana berlanjut dalam nuansa yang lebih santai melalui Pesta Durian yang diselenggarakan di Gedung APJI Semarang. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi Pengurus Besar APJIKOM bersama para narasumber, panitia, dan peserta. Di tengah suasana penuh keakraban, berbagai gagasan mengenai pengembangan organisasi, kolaborasi penelitian, penguatan jurnal, hingga pengembangan program akademik dibahas secara informal. Momentum tersebut memperlihatkan bahwa kolaborasi ilmiah tidak hanya dibangun melalui forum resmi, tetapi juga melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Rangkaian hari pertama kemudian ditutup melalui Gala Dinner bertajuk “Scientific Networking Night”, sebuah forum jejaring akademik yang mempertemukan para profesor di bidang Ilmu Komputer, pimpinan perguruan tinggi, pengurus APJIKOM, editor jurnal, reviewer, serta kolega akademisi dari berbagai institusi. Dalam suasana yang elegan namun akrab, para peserta membahas peluang kerja sama riset multidisiplin, publikasi bersama, pertukaran reviewer dan editor, penyelenggaraan konferensi internasional, hingga pengembangan ekosistem publikasi ilmiah yang semakin berkualitas.

Scientific Networking Night menjadi bukti bahwa penguatan dunia akademik tidak hanya dibangun melalui transfer pengetahuan di ruang seminar, tetapi juga melalui jejaring kolaboratif yang mampu menghasilkan inovasi dan sinergi lintas institusi. Kehadiran para profesor dan akademisi senior memberikan inspirasi sekaligus membuka peluang kolaborasi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kontribusi Indonesia dalam publikasi ilmiah global.

Melalui penyelenggaraan Workshop Nasional APJIKOM 2026, peluncuran Platform IAMJOS, kegiatan silaturahmi, hingga Scientific Networking Night, APJIKOM bersama Universitas Muhammadiyah Semarang menunjukkan komitmen nyata dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, modern, dan berorientasi internasional. Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran APJIKOM sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas jurnal ilmiah, serta memperluas jejaring kolaborasi akademik demi mendorong lahirnya publikasi Indonesia yang semakin berdaya saing di tingkat global.(EKO)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini