Berebut Nasi Bungkus, Ribuan Warga Ngalap Berkah

0
14

KENDAL – Berharap Keberkahan, ribuan warga dari sejumlah daerah, saling berdesakan dan berebut nasi suro dalam peringatan haul Sunan Abinowo atau Benowo di Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal Jawa Tengah Kamis ( 11/10/2018). Warga sejak pagi menunggu pembagian nasi, yang dilakukan usai dido’akan ulama setempat. Selain berebut nasi suro, warga juga ziarah ke makam Sunan Abinawa dan mengambil air suci dari gentong didalam masjid.

Warga harus rela antre di depan tempat pembagian nasi bungkus sejak pagi, padahal nasi suro ini baru dibagikan menjelang sholat dhuhur usai pengajian yang digelar di halaman Masjid Jami Sunan Abinawa Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal Jawa Tengah.
Sejumlah petugas keamanan disiapkan untuk mengantisipasi keributan, saat aksi pembagian nasi. Selesai didoakan oleh ulama setempat, ribuan warga ini mulai merangsek ke depan lokasi pembagian nasi. Aksi saling dorong dan berebut tidak dapat dihindarkan, panitia menyiapkan 10 ribu bungkus nasi yang berisi lauk mie dan sambal goreng.
Banyak ibu-ibu yang terjepit dan terdorong warga, yang ingin mendapatkan nasi bungkus ini. Suasana berubah menjadi ricuh, karena warga yang berada di barisan belakang merangsek kedepan, dan saling dorong sehingga warga yang berada di depan terjepit.
Warga rela berdesakan dan saling berebut karena diyakini bisa membawa berkah, memasuki tahun baru Islam akan mendapat berkah.
Menurut Wahyuni, nasi bungkus yang didapat akan dikeringkan untuk kemudian ditebar di sawah, agar hasil panen melimpah. Selain itu sebagian di campur dengan nasi yang dimasak, agar mendapat berkah,” ujarnya.

Sepuluh ribu nasi bungkus yang disiapkan panitiapun habis, dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Petugas sedikit kewalahan menahan warga yang saling berebut, meminta jatah nasi bungkus. Panitia menyiapkan 10 ribu bungkus nasi, sumbangan dari warga sekitar,”Jelasnya, Zaenuri, panitia.
Selain berebut nasi bungkus, warga yang datang berziarah ke makan pangeran bewono atau sunan abinowo. Selain itu warga juga mendatangi sumber mata air suci, yang berada di dalam masjid. Air suci ditampung dalam guci peningggalan sunan abinowo, yang konon tidak pernah habis airnya. Dengan menggunakan botol air mineral, warga antri meminta air dari guci peninggalan sunan abinowo tersebut.(UJ/01)

Baca juga :  Kecelakaan Beruntun di Arteri Kaliwungu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here