Musim pilkada, Medsos sarang berita hoax

0
139

Batang – Sekarang ini media sosial sebagai saran penyebaran infomasi yang paling efektif untuk kampanye menyampaikan program, visi misi calon kepala daerah maupun calon gubernur dan calon presiden.

Namun tidak dibenarkan, jikalau media sosial digunakan untuk praktik politik identias atau menyebar kebencian, sara dan kampanye hitam, karena sangat mengancam keutuhan bangsa dan jauh dari nilai – nilai Pancasila.
“Politik Identitas ini dianggap berbahaya karena bisa mengoyak sendi-sendi BangsaIndonesia, karena jauh dari nilai – nilai Pancasila, dan kita harus menyadari ” Kata Kepala Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata saat Rapat Koordinasi Partisipasi Masyarakat dalam Pilgub Kamis, (19/02/2018).

Ia juga mengatakan bahwa poltitik identitas, yang menyebarkan ujaran kebencian dan politisi sara perlu diredam. Hal ini guna mencegah terjadinya polarisasi masyarakat yang mengakibatkan ancaman bagi persatuan dan kesatauan Bangsa karena perbedaan pilihan.
“Kita harus meminimalisasi dan mencegah ujaran kebencian, malalui media apapaun, media sosial pun di harapkan dalam pemberitaanya harus memiliki etika berita, agar tidak mencederai Pilkada.” Kata Agung Wisnu Barata

Kepala KPU Kabupaten Batang Adi Pranoto mengatakan, Pemilihan Gubernur Jawa Tengah sudah dimulainya masa kampanye, untuk mensuksekan KPU selalu berkoordinasi mensosialisasikan dengan instansi, Organisasi masyarakat agar partisipasi pemilih dalam gelaran pemilu selalu ada peningkatan .
“Pada tahun lalu pada pilkada Batang tingkat partisipasi masyarakat mencapai 75%. Namun demikian pada pilgub ini saya berkeinginan untuk meningkatkan partiaipasi masyarakat.” Kata Adi Pranoto

Untuk peningkatan partisipasi pemilihi lanjutnya, sosialisasi, berkoordinasi dan komunikasi terus dilakukan untuk berpartisipasi pada pilgub jateng. Dengan harapan semua masyarakat mendapatkan informasi mengenai pemilihan Gubernur Jawa Tengah baik itu nomor urut pasangan calon, tahap-tahap pemilihan dan hari pemilihan suara.
“Tahapan sosialisasi merupakan tahap yang paling panjang, sampai dengan sebelum hari pemilihan merupakan tahap sosialisasi.” jelas Adi Panoto.

Baca juga :  Jelang Pemilu KPU Batang tetapkan 5 Daerah pemilihan legislatif.

Di jelaskan juga bahwa KPU telah melaksanakan coklit daftar pemilih yang sudah berakhir pada tanggal 18 Februarai. Namun nanti pada saat pemilihan nanti ada masyarakat yang belum terdaftar menjadi anggota pemilih dapat melaporkan pada KPU Batang.(6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here