Bupati: TMMD Wujud Nyata Kehadiran TNI Di Tengah Masyarakat

0
92

KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyampaikan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka TMMD Sengkuyung tahap l TA 2022, Kodim 0715 Kendal di Desa Sambungsari Kecamatan Weleri, Rabu (11/05/22).

Bupati Kendal Dico M Ganundito, BSc mengucapakan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah mendukung pelaksanaan TMMD sehingga dapat berjalan dengan baik.

“TMMD yang menyasar pembangunan infrastruktur yang di selenggarakan oleh Kodim 0715 Kendal di desa Sambungsari bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Semoga pekerjaan ini dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat serta pertumbuhan ekonomi di Desa Sambungsari dengan sekitarnya,” ujarnya.

Dikatakan Kepala Desa dan masyarakat Sambungsari nantinya menjaga dan merawat hasil pembangunan jalan, dan mampu memanfaatkan akses jalan menjadi jalur perekonomian.“Saya berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga jalur yang telah dibangun ini, dengan ini tentunya akses menjadi lebih lancar dan semoga memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar,” terang Dico M. Ganinduto.

Ditambahkan, terkait pendanaan TMMD didukung dari APBD Provinsi sebesar 150 juta, APBD Kabupaten 130 juta dan swadaya masyarakat sebesar 20 juta. Selesai penyerahan naskah berita acara, Letkol Inf Jenry Polii bersama Bupati dan jajaran Forkompimda turut meninjau langsung pelaksanaan pengecoran jalan di dusun Bojengan Desa Sambungsari. Bahkan Bupati, Dandim, Ketua DPRD serta Kajari Kendal tidak canggung memulai pekerjaan dengan ikut menuangkan adonan material ke jalan yang mau di cor.

Keterangan Foto: Ketua DPRD Kendal dan Kajari Kendal ikut mendorong songkro sebagai tanda dimulainya pekerjaan TMMD.

Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Jenry Polii menyampaikan alasan di pilihnya desa Sambungsari karena ada wilayah yang masih terisolir di desa tersebut dan masih memerlukan fasilitas jalan agar masyarakat yang tinggal di perbatasan dapat menikmati fasilitas jalan yang layak.”Kegiatan akan di laksanakan mulai hari ini tanggal 11 Mei sampai dengan nanti 09 Juni 2022 mendatang, dengan sasaran pembangunan fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 800 meter lebar 3 meter dan tebal 12 cm”, jelasnya.

Dikatakan, selain pembangunan infrastruktur jalan ada juga kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan anti radikalisme agar masyarakat terhindar dari faham Radikal dan tetap menganut ideologi Pancasila.

Latief (45) salah satu warga yang ikut pekerjaan TMMD sangat antusias dalqm proses pengerjaan jalan yang menghubungkan kampungnya dengan Kota Kecamatan Weleri tersebut.”Tentunya kami sangat senang karena jalan yang di bangun akses utama warga, dulunya jalan proyek, kalau kemana mana muter jauh lewat Kecamatan Gringsing,(Kabupaten) Batang, sekarang enak, ke Kelurahan ke Kecamatan ke pasar juga jadi deket kalau jalannya sudah jadi,” ungkap Latief. (ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini