Kesbangpol Kendal Gelar Rakor Antisipasi Kerawanan Jelang Ramadhan

0
120

KENDAL – Kesbangpol Kabupaten Kendal menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan wilayah koordinasi dan sinergitas dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah kabupaten Kendal menjelang Ramadhan 1443 H. Rakor dilaksanakan di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Jumat (01/04/22).

Kepala Kesbangpol, Suharjo mengatakan rakor ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan menjaga ketertiban menjelang bulan Ramadhan. Dikatakan, dalam rakor menghadir, Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto, Dandim Kendal Letkol Inf Misael Marthen Jenry Polii dan Ketua MUI KH Asroi Tohir dan Plt Sekda, Sugiyono.”Sejumlah langkah dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama bulan Ramadhan. Kami juga menghimbau agar masyarakat tetap melakukan protes saat beribadah selama Ramadhan,” katanya.

Kapolres AKBP Yuniar Ariefianto diwakili Kasat Intel mengatakan pihaknya siap melaksanakan antisipasi kerawanan selama Ramadhan seperti trek-trekan remaja, pencurian, penjambretan ataupun kerawanan kejahatan lainya. Kapolres juga meminta masyarakat yang melaksanakan sholat terawih tetap prokes.”Semoga kita semua diberikan kesehatan kekuatan sampai Idul Fitri,” katanya

Dijelaskan pihaknya juga mendata sejumlah stok harga sembaoo sebagian mahal, untuk dilaporkan pihak terkait sehingga dapat diantisi kelangkaanya.

Ketua MUI Kendal, KH Asroi Tohir mengajak pesrta rakor nyanyi Bagimu Negeri. Usai bernyanyi bersama KH Asroi mengatakan negara India heterogen dan majemuk terdiri dari ratusan suku budaya. Untuk itu menjaga kerukunan umat beragama harus saling pengertian dan memahami satu sama lain dan tidak boleh mudah tersinggung.”Mari kita dijaga dan ciptakan persaudaraan di tengah perbedaan agar Indonesia selalu aman dab konstruktif,” jelasnya.

KH Asroi menjelaskan, di sejumlah negara Islam di Timur Tengah hanya terdiri dari beberapa suku dan agama saja tapi banyak dri mereka yang egois ingin menang sendiri sehingga terjadi peperangan saudara yang tidak berkesudahan.”Ini harus menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kita, untuk selalu aman dan damai,” doanya. (AU/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini