Aksi Heroik, Bripka Budi Suwito Rela Gendong Lansia Untuk Ikuti Vaksinasi

0
97
Keterangan Foto: Bripka Budi Suwito menggendong lansia untuk di vaksin.

Satu lagi, kisah heroik ditunjukkan anggota Bhabinkamtibmas Desa Kalongan Bripka Budi Suwito. memberikan pelayanan antar-jemput warga lansia menuju lokasi vaksin, sebagai seorang abdi negara dirinya rela menggendong  seorang lansia asal Desa Kalongan, Yuswarti Yuswo menuju  Puskesmas Kalongan, Kamis (02/12/2021).

Tugas itu, dilakukan selain sebagai bentuk tanggung awab seorang polisi untuk memberikan pengamanan dan pengadbian keapda masyarakat. Dia juga memiliki tugas dalam percepatan capaian vaksinasi di wilayahnya agar masyarakat semakin sehat dan aman dari Covid-19. Mereka menggunakan  sepeda motor dinasnya untuk antar jemput warga peserta vaksinasi dari kalangan lansia agar mereka bersedia divaksin, setelah di lokasi mereka berdua rela menggendongnya dari sepeda motor menuju Puskesmas Kalongan.

Kisah itu sontak mendapatkan apresiasi dari Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA, SIK, MH. Kapolres  Yovan mengatakan, inilah pengabdian anggota Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Dikatakan, bahwa Polres Semarang akan memprioritaskan kelompok lansia yang mengikuti kegiatan percepatan vaksinasi dan kami membuka layanan antar-jemput, khusus bagi lansia dan maupun disabilitas yang akan melakukan vaksinasi sehingga bisa berjalan lancar serta tidak perlu menunggu waktu yang lama.“Dalam kegiatan tersebut kami menugaskan personil apabila ada lansia maupun kaum difabel  agar segera dibantu serta mempercepat prosesnya sehingga selama pelaksanaan vaksinasi kaum tersebut tidak perlu menunggu lama,” ucap AKBP Yovan Fatika

Menurutnya, kegiatan layanan antar jemput ini merupakan program Polres Semarang sebagai bentuk kepedulian terhadap para lansia maupun difabel untuk mempermudah dalam percepatan Vaksinasi Covid 19.

Yuswarti Yuswo (67) mengaku sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan melakukan Vaksinasi sebab ia hidup sebatang kara di rumah serta tidak mendapat informasi dari siapapun sehingga dapat di berikan vaksinasi seperti orang pada umumnya, saya sekarang sudah di vaksin sekarang.Terima kasih pak polisi yang mau menggendong saya ke puskesmas untuk di vaksin,’’ katanya.

Dikatakan, kalau tidak ada polisi yang membantu mungkin dirinya tidak bisa vaksin karena jauh dan kakinya sakit buat jalan. Bripka Budi Suwito mengaku, melihat kondisi nenek Yuswarti yang sakit sulit untuk berjalan dirinya tidak tega, sehingga spontan menggendongnya. Dikatakan, nenek Yuswarti sangat tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri, karena jarak antara rumah dan tempat vaksin cukup jauh.”Kondisi nenek Yuswarti ini, hidup sebatangkara di rumah dan untuk jalan jauh tidak memungkinkan, terlebih jalannya menanjak susah dilewati. Setelah saya ‘rayu’ untuk diajak vaksin, Alhamdulillah belia bersedia,” kata Bripka Budi. Agus Umar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini