Pemuda Asal Purwosari Diduga Menjadi Korban Pembunuhan

0
472

KENDAL – Salah seorang pemuda asal Dusun Jambean, Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo, Widodo (27) diduga menjadi korban Pembunuhan.

Korban meregang nyawa di rumah Habib temannya yang tinggal di Desa Bringinsari Kecamatan Sukorejo. Saat diperiksa Tim Inavis Polres Kendal, sejumlah luka memar dan luka lecet di kaki kiri.

Paman korban, Drajat Fardian (45) mengatakan, Selasa (24/08/2021) siang sekitar pukul 12.00 WIB keluarga di kabari kalau Widodo meninggal di rumah Habib, dan saat itu juga keluarganya datang.

Karena anggota Polres Kendal juga datang ke lokasi, akhirnya jenazah korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Dokter (RSUD) Soewondo Kendal untuk dilakukan otopsi.”Keluarga sendiri belum tau persis apa yang terjadi, sehingga meminta kepolisian mengungkap kasus ini,” katanya.

Teman korban, Megi Bimar(23) mengatakan, dirinya menemukan korban di Bukit Ngangkrik dekat pohon cengkeh di kawasan kebun cengkeh pada Senin malam, sekitar pukul 23.00.“Saya dijemput oleh Habib (18) untuk diajak naik ke atas bukit. Awalnya saya menolak karena kondisi sudah larut malam, tapi Habib terus memaksa saya. Sesampainya di Bukti Ngangkrik motor berhenti, dan Habib mengajak turun. Ternyata disitu tergeletak tubuh Widodo dengan posisi telungkup tak sadarkan diri,” kata Megi Bimar, Selasa(24/08/2021).

Menurut Megi, saat itu korban masih hidup namun kondisinya sudah tidak berdaya. Akhirnya dibawa pulang ke rumah Habib, dan korban di kasih minum, tapi sudah tidak bisa diajak komunikasi.“Saya juga menanyai Habib, tapi dia mengaku tidak tahu menahu. Saya menyarankan Habib untuk mengabari keluarga Widodo dan membawanya ke rumah sakit, namun sekitar pukul 08.00 korban sudah meninggal dunia,”ujar Megi.

Kapolsek Sukorejo IPTU Sugeng mengaku, dirinya memang mendapat laporan dari warga bahwa ada orang meninggal dengan luka lebam di wajah dan lecet di kaki. Saat itu juga pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Kendal, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara(TKP).“Saat ini kami sedang memintai keterangan teman korban, namun dua orang saat dimintai keterangan berbeda beda jawabnya. Bahkan, Habib sendiri ketika dimintai keterangan juga menjawabnya berubah- ubah. Awalnya menemukan korban di pinggir jalan,kemudian berubah menemukan korban di bukit,”papar Kapolsek Sukorejo IPTU Sugeng.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, dengab memeriksa kepada sejumlah saksi dan teman-teman korban yang terakhir bersama korban. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here