Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemdes Tanjunganom Buat Ruko – Budidaya Lele

0
31

KENDAL – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di musim pandemi, Pemdes Tanjunganom membangun ruko, sebagai cikal bakal pasar desa. Selain itu, Pemdes Tanjunganom juga membentuk kelompok pembudidaya Lele sehingga mampu menyerap tenaga kerja bagi warga yang sebelumnya menganggur.

Kades Tanjunganom, Nur Chalim mengatakan sebenarnya pembangunan ruko sudah dilakukan tahun lalu, namun baru tiga buah dan tahun ini dilanjutkan pembangunan ruko empat buah dengan dana sebesar Rp 190 juta.”Kami targetkan pembangunan 27 ruko, sekarang sudah terealisasi tujuh ruko,  tiga sudah ditempati yang empat ruko baru dibangun,” jelasnya.

Ditargetkan, 27 ruko bisa selesai dibangun pada tahun 2025, namun dengan catatan menyesuaikan keuangan desa lancar.”Pembangunan ruko ini sebagai cikal-bakal pembangunan pasar desa. Jika terwujud pasar desa, Insyaallah masyarakat akan sejahtera,” doanya.

Budi Daya Lele
Selain itu sudah beberapa bulan terakhir, pihaknya juga mengembangkan budi daya lele diatas lahan seluas 2000 meter.  Pengelolaan budi daya Lele dilakukan oleh kelompok budi daya Lele yang terdiri para remaja dan warga masyarakat.”Alhamdulillah hasil budi daya cukup bagus dan menjanjikan, sehingga kami akan mengembangkan dengan menambah ulasan lahan dan melibatkan masyarakat lebih banyak lagi ” jelasnya. Ditambahkan, untuk pembangunan infrastruktur desa pihaknya juga selalu mengupayakan dari anggota DPR baik dari tingkat Kabupaten Kendal hingga pusat.”Pembangunan lewat aspirasi, Alhamdulillah lancar,” ujarnya.

Ketua Kelompok Budidaya Lele, Abdul Karim mengatakan hasil budi daya Lele yang dilakukan cukup berhasil. Dikatakan perbulan pihaknya mampu memproduksi 5 ton lele dengan harga jual di pembudidaya mencapai Rp 18-21 ribu/kg.”Keuntungan sekitar 50 persen dari modal,” jelasnya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here