Pandemi Covid-19, Wisuda STIKES Kendal Dilakukan Secara Daring

0
73

KENDAL – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kendal sudah berulang kali menggelar acara wisuda, namun wisuda ke-XVI dan angkat sumpah profesi NERS XIII harus dilakukan berbeda dari biasanya karena pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan hanya perwakilan lima perwakilan wisudawan terbaik yang diwisuda secara fisik di Pendopo Kabupaten Kendal, Sabtu (21/11/2020).

Ketua Yulia Susanti, SKep Ns MKep SpKep Kom mengatakan pandemi covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan. Dalam beberapa bulan ini, sebagian besar manusia dipaksa untuk menerima sebuah kondisi normal baru yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya biasa  dilakukan secara tatap muka, kini mau tidak mau digantikan melalui mediasi teknologi. Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kelas, saat ini dilakukan secara virtual. “Wisuda yang semestinya menjadi momen perayaan bersama teman dan keluarga, hari ini kita laksanakan secara daring. Meskipun pada prosesi wisuda hari ini kita tidak bertatap muka secara langsung, semoga tidak mengurangi niat tulus kita untuk memberikan penghargaan dan ungkapan kegembiraan atas pencapaian yang telah diraih oleh para wisudawan wisudawati,” ujarnya.

Dikatakan, kesempatan yang berbahagia ini, atas nama seluruh civitas akademika STIKES Kendal mengucapkan selamat kepada para wisudawan wisudawati atas keberhasilannya menyelesaikan studi di STIKES Kendal. Para wisudawan-wisudawati yang berbahagia. Perlu  diketahui, kalian tak perlu berkecil hati tidak bisa merasakan prosesi wisuda seperti yagn dirasakan oleh angkatan-angkatan sebelumnya, karena kalian adalah lulusan yang istimewa. Kalian adalah lulusan yang dipaksa untuk selalu dapat adaptif, lulusan yang terlatih untuk selalu dan tetap berproses meski dalam kondisi yang sulit.”Kepada orang tua, wali dan keluarga wisudawan, saya turut bersyukur, berbahagia, dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena atas dukungan bapak dan ibu, para mahasiswa dapat fokus menjalani studi, sehingga pada pagi ini dapat diwisuda dan siap melanjutkan perjalanan kehidupan meraih masa depan yang dicita-citakan,” doanya.
Ketua STIKES mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan STIKES Kendal yang merupakan ujung tombak pendidikan dan pengajaran yang telah mencurahkan tenaga dan upaya dalam melaksanakan tugas mulia, mendidik dan mengajar para mahasiswa secara profesional sehingga menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas.

Ditambahkan, wisuda ini merupakan momentum yang penting dalam kehidupan pendidikan tinggi. Meskipun dengan suasana yang berbeda dari tahun sebelumnya karena covid-19.”Adik-adik wisudawan tercinta, saya paham adik-adik kecewa tidak dapat mengikuti wisuda secara langsung. Tapi ketahuilah, wisuda itu panggung bukan bukti. Tidak bisa hadir wisuda fisik, tidak akan mengurangi kualitas sebagai seorang lulusan tenaga kesehatan. Inilah saatnya kalian buktikan bukan dengan toga tapi dengan upaya dan jerih payah. Tunjukkan kiprah kalian sebagai seorang tenaga kesehatan di tengah masyarakat,” harapnya

Sementara Sekretaris Panitia, Andriani mengatakan pada Wisuda ke-XVI program diploma dan sarjana STIKES Kendal hanya diikuti 5 wisudawan terbaik dari 151 wisudawan. Dikatakan, kebijakan dari Stikes menggunakan daring dan membatasi peserta untuk mengantisipasi penularan Covid-19.”Wisuda kami laksanakan dengan protokol Kesehatan (prokes) ketat, khusus PPNI tetap datang mengambil sumpah,” jelasnya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here