Ketahuan Sekap Balita, Pelaku Dihajar Massa

0
18

BATANG – Video pelaku penyekapan seorang balita di hajar masa mendadak viral, setelah usahanya menyembunyikan gadis belia putri 5 tahun yang dilakban mulutnya dan disembunyikan di kolong tempat tidur terbongkar. Korban merupakan tetangganya sendiri, saat ditemukan kondisi di bagian wajah lebam dan hidung mengeluarkan darah, warga yang geram langsung menghajar beramai-ramai, Minggu (19/04/2020).

Video itu viral setelah akun msd vidi menginggahnya disebuah grup medsos gosip Batang menunjukan suasana emosi warga Banaran Desa Gunungsari Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tak terbendung lagi setelah pelaku penyekapan ditangkap warga Kamis (16/04/2020). Mirisnya lagi pelaku yang masih ABG tersebut saat ditanya mengelak justru ikut dalam proses pencairan korban yang merupakan anak kedua dari pasangan suami istri Rini (39) dan Suyut (45).

Di rumah berwarna pink putih inilah, korban yang rumahnya hanya berjarak 3 rumah dari tempat kejadian perkara, seorang gadis belia disekap selama 2 jam di bawah kolong tempat tidur dengan kondisi mulut dilakbang, serta sempat dipukuli hingga wajah korban mengalami lebam serta bercucuran darah keluar dari hidungnya. Diduga korban ingin menguasai barang yang dibawanya yakni sebuah smart phone, kalung dan lionting emas tidak diambil oleh pelaku.

Sa’ad, paman korban menjelaskan sekitar pukul 11:30 WIB korban tengah bermain di belakang rumah namun sudah tidak ada. Sejak itulah orang tua dan tetangga mulai mencari keberadaan korban, ditengah perjalanan salah seorang tetangga memberi tahu kalau korban diajak pelaku dalam hal ini Nofal. Saat ditanya pelaku terus mengelak, namun keluarga tetap mencurigai dan nekad membuka pintu rumah yang ditempati pelaku. Dari situlah saat orang tuanya memanggil terdengarlah sautan suara seperti orang yang mulutnya ditutup, alhasil ternyata dibalik kardus bawah kolong tempat tidur korban ditemukan, dengan kondisi lemah lunglai tak berdaya dengan luka lebam.

Perhiasan korban berupa kalung dan liontin emas tidak diambil, namun hanya satu unit hp diambil pelaku yang tega menyekap seorang anak berusia 5 tahun tersebut. Sementara itu kasus penyekapan yang melibatkan seorang anak baru gede Nofal 16 tahun tersebut masih dalam penanganan petugas. Pihak kepolisian Sektor Bawang saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lantaran kasus tersebut sudah dilimpah ke Satresmkrim Polres Batang.(UJ/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here