Pengusaha Kendal, Potensial Buka Usaha Ekspor

0
13

KENDAL – Para pengusaha Kendal sangat potensial Membuka usaha ekspor, karena sudah memiliki pelabuhan dan kaya akan hasil produk pertanian. Hal tersebut disampaikan Perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), saat kunjungan kerja di Kabupaten Kendal. Rombongan diterima diterima Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur di Gedung Peringgitan yang didampingi Sekretaris Daerah, Muh Toha, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM, Kun Cahyadi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hardjito, Kepala Dispermades, Wahyu Hidayat, Ketua Kadin Kendal, Cahyanto beserta pengurus, para pengusaha dan pelaku UMKM Kendal, serta segenap OPD di lingkungan Pemkab Kendal, Jum’at (17/02/2020).

Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur mengapresiasi kunjungan perwakilan Kemenlu, dalam upaya peningkatan ekspor ke pasar global. Peran Kemenlu RI sebagai fasilitator promosi ekonomi, mediator jika timbul permasalahan, dan identifikasi peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan daerah.

“Kami berharap, ada perhatian dari Kemenlu untuk pelaku usaha dan UMKM di Kabupaten Kendal agar bisa dikenal oleh masyarakat Intenasional,” ungkapnya.

Ketua Kadin Kendal, Cahyanto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti pertemuan ini untuk menginisiasi para pelaku usaha di Kendal agar produknya bisa tembus ke mancanegara. “Kami akan mengadakan pertemuan-pertemuan dengan para pelaku UMKM, untuk menindaklanjuti sosialisasi dari Kemenlu ini,” katanya.

Sekretaris Ditjen Kemenlu Aspasaf, Rossy Verona mengatakan, kunjungan ini dalam rangka meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan Pemerintah dan kalangan usaha di Daerah.

Upaya ini bukan yang pertama dilakukan Kemenlu dengan stakeholders di daerah dengan merujuk sinergi yang sudah berhasil dibangun dengan pengusaha furnitur Rembang dan Kampung Coklat Blitar untuk meningkatkan ekonomi daerah untuk menembus pasar di kawasan Aspasaf. Bahkan Kadin Kendal juga ikut dalam program economic outreach Kemenlu di Johor Bahru pada 2019.

“Sejalan dengan upaya Pemerintah meningkatkan ekspor, keberhasilan pelaksanaan Diplomasi Ekonomi juga bertumpu pada potensi yang dimiliki daerah. Untuk itu perlu upaya link and match antara potensi daerah dengan peluang di pasar global,” jelasnya.

Menurut Rossy, Kemenlu RI dan Kadin setempat akan identifikasi peluang Kendal dan lakukan de-bottenecking permasalahan yang dihadapi pengusaha Kendal.

“Saya sampaikan apresiasi upaya UMKM Kendal tembus Pasar global hingga Azerbaijan untuk produk briket arang dan mengharapkan kisah sukses ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha Kendal lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk menjadi ekportir yang kompetitif, perlu dipastikan kontinuitas, volume dan kualitas produk yang sesuai dengan standar internasional. Kesiapan logistik dan konektivitas di daerah juga memainkan peranan penting dalam mendorong eksportir Kendal mendunia.

“Selain potensi mencarikan buyers asing untuk kayu gaharu dan produk perikanan, serta handicraft kayu Kendal, Kemenlu juga dapat membantu mencarikan investor potensial dari kawasan Aspasaf dan Amerop untuk pembagunan pelabuhan kargo dan infrastruktur di KEK Kendal,” pungkas Rossy. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here