Modus Mau Nikahi, Sepeda Motor Dan Uang Jutaan Rupiah Dibawa Kabur

0
42

BLORA – Tergiur rayuan hendak dinikahi, TY warga Jalan Bima Kelurahan Bangkle, Kabupaten Blora justru tertipu puluhan juta rupiah dan sepeda motornya dibawa kabur. Menurut pengakuan korban TY, Kasus ini berawal dari perkenalannya, dengan tersangka bernama Andhi Feri Purnawan, pada bulan Maret 2019 lalu. Setelah melewati masa perkenalan dan saling suka akhirnya mereka menjalin hubungan asmara. Karena paras tersangka dan kebaikannya, akhirnya korban yang merupakan janda ini pun tertarik.

Bahkan pelaku berjanji akan menikahi korban. Perempuan warga Bangkle ini pun percaya saja, ketika tersangka juga curhat bahwa dia sedang membutuhkan dana untuk mengurus akte cerai dari istrinya, kemudian pindah nikah dan menyelesaikan masalah pekerjaannya di Cilacap.

“Dari hubungan asmara tersebut keduanya berencana akan segera melangsungkan kejenjang pernikahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Blora AKP Herry Dwi Utomo melalui Kanit II Ipda Suhari, Selasa (24/12/2019).

Lanjut Ipda Suhari, TY yang sudah jatuh cinta seakan tersihir. Dia percaya begitu saja, bahkan korban memberikan dua buah sepeda motor, dua buah HP Smartphone dan uang tunai 5 juta rupiah.

“Korban percaya begitu saja dengan tersangka dan memberikan apa saja termasuk uang tunai yang diminta,” kata Ipda Suhari.

Tanpa disadari korban, ternyata dirinya terkena tipu daya dari seorang pria yang hanya memanfaatkan harta semata. Setelah berhasil menipu korban, tersangka langsung tidak bisa dihubungi atau ditemui. Kemudian korban langsung melaporkannya kepada Kepolisian Polres Blora.

Setelah menerima laporan Kasat Reskrim AKP Heri Dwi Utomo memerintahkan Tim Resmob yang dipimpin KBO Reskrim untuk melakukan penyelidikan, dan akhirnya tersangka beserta barang bukti berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan dari interogasi petugas, terungkap bahwa pelaku telah menggadaikan sepeda motor milik korban kepada seseorang, yang dalam hal ini masih dalam pemeriksaan sebagai saksi, karena menurut keterangan, dirinya juga ditipu dimana di katakan bahwa sepeda motor itu miliknya sendiri.

Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 17 Juta.”Pelaku dijerat Pasal Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara,” tandas Ipda Suhari.

Sementara itu, penggadai sepeda motor masih diperiksa sebagai saksi dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Reskrim Polres Blora Jawa Tengah. (KU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here