Budidaya Tanaman Pangan Organik Prospektif

Poktan Kecamatan Patean Studi Banding Ke DIY, Tanaman Organik.

0
43
Keterangan Foto : Ratmin Ketua Paguyuban Poktan Berkah Bumi saat memberikan arahan pada para petani peserta studi banding.

KENDAL – Sebanyak 140 orang anggota kelompok tani (Poktan) yang tergabung dalam Paguyuban Poktan Berkah Bumi Kecamatan Patean Kabupaten Kendal Jawa Tengah, mengadakan studi banding ke CV Tani Organik Merapi (TOM) yang berpusat Jalan Tegalsari Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Paguyuban Poktan Berkah Bumi Ratmin, ketika ditemui di rumahnya di Desa Wirosari, Senin (07/01/2019), mengatakan studi banding ke CV TOM telah dilaksanakan Sabtu (05/01/2019), bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan para petani dalam bidang pertanian khususnya budi daya tanaman pangan secara organik.

Keterangan Foto : Anggota Paguyuban poktan Berkah Bumi saat studi banding ke CV tani Organik Merapi di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Dalam studi banding tersebut, juga didampingi Adi Kunwahyono selaku Koordinator PPL dan PPL Kecamatan Patean antara lain Agustina, Syamsudin, Marius dan Hadi.

“Selama ini, para petani di Kecamatan Patean, dalam pemupukan dan pemberantasan hama dan penyakit serta dalam pengolahan lahan masih menggunakan bahan kimia buatan. Dengan kita melakukan studi banding terkait dengan teknik dan manajemen budidaya tanaman pangan secara organik, harapan terbesar saya yaitu para petani secara bertahap bisa meninggalkan penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia buatan,” kata Ratmin.

Sementara itu koordinator PPL Kecamatan Patean mengatakan bahwa studi banding ke CV TOM, sebagai pembuka wawasan dan peningkatan SDM para petani, terutama umtuk merubah pola pikir dalam cara dan manajemen budi daya tanaman pangan secara organik.

“Dengan penggunaan bahan-bahan alami dalam budidaya tanaman pangan maka produk yang dihasilkan kwalitasnya pasti baik karena tidak tercemar oleh bahan-bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan manusia maupun lingkungan dan kita bisa melakukan budidaya di lahan yang terbatas,” Kata Adi Kunwahyono.

Adi Kunwahayono juga menyampaikan bahwa setelah melihat budidaya tanaman pangan organik yang dimiliki oleh CV TOM, sangat mungkin bisa dilakukan di seluruh desa di Kecamatan Patean, karena memiliki propek yang sangat menjanjikan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para petani. (ADP/01/09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here