H-8 jalur Pantura Kendal Didominasi Truk

0
87
H-8 jalur Pantura Kendal Didominasi Truk.

KENDAL – H-8 jelang Idul Fitri, arus lalu lintas di jalur pantura Kendal Jawa Tengah terpantau padat lancar. Pantauan suarakendal. net di jalur pantura Desa Jamberum Kecamatan Patebon Kendal, kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan angkut berat seperti truk kontener, treler, truk box dan lain – lain, Kamis (07/06/2018).

Namun terlihat juga kendaraam kecil pribadi seperti minibus, sedan dan yang sejenis berplat Jakarta, Bogor, Bandung, Karawang dan bahkan mobil berplat Sumatra, sudah mulai terlihat melintas. Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, mengatakan, larangan itu berdasarkan Permenhub Nomor 34 Tahun 2018 tentang Peraturan Lalu Lintas pada Masa Angkutan Lebaran. Dia mengatakan, truk dengan berat minimal 14.000 kg (14 ton) dilarang melintas di jalan nasional dan ruas tol. ‘’Kendaraan seperti BBM, hantaran pos, bus, dan yang membawa sembako masih diizinkan melintas,’’ kata dia.

Dikatakan, pengaturan tersebut untuk memberikan kenyamanan pemudik, kendaraan berat pengangkut barang maupun kontainer dilarang beroperasi mulai H-3 hingga H-1 atau 12 – 14 Juni 2018 dan pada H+6 hingga H+8 atau 22 – 24 Juni.”Namun, jenis kendaraan yang mengangkut BBM, sembako, dan barang hantaran pos masih tetap diizinkan beroperasi,” jelasnya.

Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya, mengatakan, jika terdapat pengemudi kendaraan berat yang di larang dan nekat melintas, akan dilakukan penindakan. Selain itu truk dicarikan lokasi untuk parkir hingga kembali diizinkan melintas.‘’Beberapa lokasi yang bisa digunakan sebagai parkir kendaraan berat antara lain di Terminal Bahurekso Weleri dan sejumlah titik parkir di jalan arteri Lingkar Kaliwungu yang bisa menampung kendaraan besar,’’ terangnya.

Sementara itu, petugas gabungan yang bakal mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 H sudah ditempatkan di pos pengamanan dan pos pelayanan. Mereka terdiri atas Polri, TNI, dan Dinas Kesehatan. Unsur lain seperti organisasi radio dan pramuka segera menyusul. (AU/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini