Bupati Batang Setujui Permintaan Warga Wonotunggal Tolak Pertambangan Gol C

0
146

Batang – Kerusakan alam yang ditimbulkan oleh eksplorasi yang sporadis pengembang penambangan di Kecamatan Wontunggal berdampak pada lahan pertanian. Hal inilah yang menjadikan Bupati Wihaji menolak Wonotunggal di jadikan lokasi galian c.
“Saya menyetujui selama itu merusak di lingkungan pertanian dan merusak aliran sungai saya setuju menolak galian c,” Kata Wihaji di Batang Rabu,(14/03/2018).
Adapaun untuk teknisnya lanjutnya, karena ini baru tahapan peraturan daerah yang baru. Jadi selama itu aspirasi masyarakat yang lebih banyak menimbulkan madhorotnya, saya setuju untuk tidak masuk RTRW.
“ ini salah satu kecamatan yang kita pikirkan untuk tidak dijadikan tempat pertamabangan khususnya di wilayah – wilayah yang menggangu pertanian, tetapi seandainya nanti ada tempat – tempat tertentu yang justru memang tidak produktif untuk pertanian akan kita permudah ijinnya untuk pertambangan seandainya tidak mengganggu pertanian dan sungai.” Jelas Wihaji
Ia juga menjelaskan bahwa Kebutuhan terhadap pembangunan untuk galian c sangatlah tinggi, apalagi di Batang sekarang memiliki proyek pembangunan yang berskala nasional dan internasional seperti Jalan To, PLTU dan Investor yang mau mendirikan Pabrik Di Batang.
” Kami akan akan koordinasi dengan Dewan, fokus saya RTRW untuk keperluan industri, bukan penambangan.” Pinta Wihaji
Terpisah Kepala Desa Brayo Eko Selasa (13/03/2018) dalam audiensi dengan Bupati Wihaji mengatakan, anggota DPRD sudah datang ke lokasi galian C yang berada di Dukuh Tegalsri Kecamatan Wonotunggal, yang secara langsung sudah melihat kerusakan yang ditimbulkan oleh pengembang galian c.
” kami warga Brayo menyampaikan meminta perubahan RTRW Gol C di wilayah Wonotunggal.” Pintanya
Sementara tokoh masyarakat Desa Brayo Kecamatan Wonotunggal Parwito mengatakan pertama kali tata ruang di Batang hanya ada 3 kecamatan yang di bisa untuk pengembangan galian c , akan tetapi Raperda yang baru ada penambahan 9 kecamatan salah satunya Wonotunggal dan itu menjadi keresahan warga.
” kami sudah melaksanakan audensi ke Dewan untuk menyamakan persepsi bahwa Wonotunggal tidak ada tata ruang Gol C. dan kami mohon kepada Bupati untuk Wonotunggal tidak ada gol C supaya dikabulkan.” Pinta Parwito.(6)

Baca juga :  Akses Ke Obyek Wisata Curug Muncar Putus Akibat Adanya Longsor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here