Pacu Andrenalin Ratusan Kroser Pekalongan Coba Taklukan Medan Perbukitan Curam

0
199

Pekalongan – Pacu andrenalin, ratusan penggemar motor cross atau trabas mencoba nyali menaklukkan jalur baru perbukitan di kajen, kabupaten pekalongan, jawa tengah. Jalur yang ditempuh para rider ini bukan main-main, banyaknya tanjakan licin, berbatu dan sungai membuat mereka kesulitan menaklukkan medan. Trabas di pekalongan sendiri digelar untuk mengenalkan olah raga ekstream ini serta sembari mengenalkan wisata pemandangan alam di pekalongan.

Sedikitnya 130an lebih para pecinta olah raga trail adventure atau trabas dari kota dan kabupaten pekalongan berkumpul di desa gandarum, kajen, pekalongan. Mereka datang dari berbagai kalangan seperti pegawai swasta dan pengusaha, (13/03/2018)
Sebelum melakukan trabas mereka mengenalkan olah raga ektrstream ini ke warga dengan berkeliling kota. Setelah itu, barulah pertarungan sebenarnya dimulai, mereka mulai masuk ke hutan tambak roto yang masih asri.
Tanjakan demi tanjakan dilalui para kroses ini dengan mudah. Namun, ketika masuk tanjakan gunung telu, banyak diantara mereka yang yerjatuh jungkir balik karena sulitnya medan.
Medan yang dilalui tidak mudah, peserta touring ini harus bertemu tanah yang licin membuat ban sulit dikendalikan. Bahkan banyak diantara kroser ini harus mencoba jalur yang samping yang dianggap mudah. Adapula kroser harus bertemu dengan sungai kliwon yang penuh dengan bebatuan.
Salah seorang peserta maspenk agus subandi mengungkapkan medan yang dilalui sebenarnya cukup mudah, namun karena jalan licin membuat banyak motor yang terjatuh. Trabas seperti ini menurutnya selain sebagai olah raga ekstream juga bisa membuat sedikit melupakan stress karena pekerjaan.
Sementara panitia touring trabas ini musa adam, kegiatan ini digelar untuk mencoba nyali para kroser pecinta trail adventure. Karena di pekalongan banyak spot yang membuat kroser kesusahan untuk melewatinya, sehingga dibutuhkan skill khusus ketika menaklukkan alam pekalongan. Olah raga ini juga dilakukan untuk mengenalkan alam pekalongan yang indah sehingga bisa menarik wisatawan.
Total panjang jalur yang ditempuh pada gelaran touring trabas ini 20 kilometer dari desa tambak rojo ke kutorojo. Rencanany, touring serupa akan terus digelar untuk mengenalkan olah raga ekstream ini serta mengajak untuk mengenalkan keindahan alam.(6)

Baca juga :  Habaib dan Kyai Adalah Wujud Kitab Hidup

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here