Pasca Moratorium, Empat Progres Ruas Tol Nasional Dapat Pengasawan Khusus

0
110

Batang – Pasca moratorium yang dilakukan oleh pemerintah terhadap proyek jalan tol secara nasional sejak tanggal 20 februari lalu, lantaran banyaknya insiden rubohnya girder disejumlah daerah. Menteri p-u-p-r menegaskan, sejumlah titik progres jalan tol mendapatkan pengasawan khusus dari komite nasional pengawasan khusus konstruksi.

Awal maret 2018 pemerintah melalui kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat, mencabut penghentian sementara seluruh proyek jalan bebas hambatan yang saat ini tengah dikebut. Untuk memastikan pelaksanaan kinerja dilapangan, menteri Basuki Hadimuljono, rabu sore (07/03/2018) melakukan peninjauan langsung mulai dari ruas tol sesi batang-semarang yakni simpang susun gandulan petarukan pemalang hingga pasekaran batang, dan dilanjutkan menuju ruas tol sesi batang-semarang dan berakhir di jembatan kalikuto gringsing batang, jawa tengah.
Menteri p-u-p-r basuki hadimuljono menjelaskan, pasca moratorium sejak tanggal 20 februari dan dimulai kembali per 1 maret 2018. hasil dari evaluasi kementrian tersebut, tidak mau ambil resiko dan menegaskan terdapat empat titik ruas jalan tol yang saat ini tengah berlangsung proses konstruksi dengan resiko tinggi khususnya pemasangan girder. keempat ruas tol yang masuk pengawasan khusus yakni ruas jakarta – cikampek, becakayu, jembatan routerkam papua, dan jembatan kalikuto gringsing batang, jawa tengah. Pengawasan tersebut dikarenakan adanya temuan yakni human eror akibat lemahnya pengawasan.
Sementara itu, Basuki Hadimuljono menambahkan, untuk menyambut lebaran tahun 2018 ini, para petugas atau pelaksana proyek untuk bisa memaksimalkan pekerjaan namun tidak mengesampingkan kualitas, sehingga fungsional ruas jalan tol bisa dilintasi para pemudik dengan aman.(6)

Baca juga :  Jalan Gemuh-Patean, Setelah 72 Tahun Ahirnya Diperbaiki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here