Sering Jebol, Saluran Irigasi Untuk Empat Desa Diperbaiki

0
106
Keterangan Foto: Puluhan petani dibantu TNI memperbaiki saluran irigasi yang jebol.

KENDAL – Petani bersama anggota TNI Koramil 03 Pegandon melakukan perbaikan saluran irigasi, Desa Rejosari Kecamatan Ngampel, Selasa (20/2/2018). Saluran irigasi ini kerap kali jebol saat turun hujan dengan intensitas tinggi, padahal saluran irigasi ini merupakan satu-satunya andalan pengairan pertanian petani, khususnya di empat desa wilayah Kecamatan Ngampel. Yakni Desa Jatirejo, Jatisari, Ngampel Wetan dan Ngampel Kulon.

Salah seorang petani, Praptono (51) mengaku senang dan antusias dibantu serta didampingi para anggota TNI untuk memperbaiki saluran irigasi yang kerap jebol tersebut apalagi disaat turun hujan.”Terima kasih poada TNI yang ikut peduli memperbaiki tanggul saluran irigasi ini. Saluran irigasi ini satu-satunya saluran air yang digunakan warga untuk mengairi lahan pertanian,” kata dia.

Dikatakan, keberadaan bintara pembina desa (babinsa) dari Koramil setempat dirasa sangat membantu petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian petani. Mereka mendapingi mulai awal tanam, perawatan hingga masa panen.”Hampir tiap hari ada Babinsa yang ikut terjun ke sawah mendampingi petani. Semoga diperbaikinya saluran irigasi ini kembali bisa meningkatkan hasil produksi pertanian lebih baik,” ungkap dia.

Danramil 03 Pegandon Kodim 0715/Kendal, Kapten Inf Heri Martono mengatakan saluran irigasi ini digunakan petani untuk menopang pengairan pertanian khususnya di empat desa wilayah Kecamatan Ngampel. Yakni Desa Jatirejo, Jatisari, Ngampel Wetan dan Ngampel Kulon.
“Kondisinya saluran irigasi ini memprihatinkan. Karena jadi penopang sumber mata air bagi pertanian, maka kami terjunkan anggota bahu membantu bersama para petani untuk memperbaiki saluran ini,” kata dia.

Heri Martono mengungkapkan, lahan pertanian di wilayah kecamatan Ngampel dan sekitar memiliki potensi hasil pertanian yang bagus. Sangat disayangkan jika potensi pertanian ini rusak akibat saluran irigasi jebol, dan berdampak pada produksi pertanian warga. Untuk menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut, lebih lagi hasil produksi padi petani luar biasa dengan luasan lahan areal pertanian yang ada.”Maka, kita dampingi petani untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya, tukas dia.

Heri Martono menyatakan, saluran irigasi sekunder ini sangat vital bagi kebutuhan luasan lahan areal pertanian yang mencakup di empat desa wilayah Kecamatan Ngampel.
“Harapanya ada perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait. Sehingga irigasi ini bermanfaat bagi pertanian warga,” tandas dia.(1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here