Perangkat Desa Baru Ditunggu Tugas Menumpuk

0
377
Keterangan foto: Adi Rohmawan dan Ida Fatimah, perangkat desa yang baru dilantik kemarin, sedang diperkenalkan aplikasi registrasi kependudukan oleh perangkat desa lama (tengah).

Kendal – Ratusan perangkat desa di Kabupaten Kendal hari ini memulai hari pertamanya bekerja di kantor desa masing-masing. Pada hari pertama bekerja, perangkat desa yang baru ini sudah ditunggu pekerjaan yang menumpuk karena saat ini desa sedang menyiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

Sebagai perangakt baru mereka juga perlu beradaptasi dengan lingkungan kerjanya dan meminta arahan dari para seniornya. Adi Rohmawan, perangkat desa baru yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan mengatakan, hari pertama bekerja dia gunakan untuk menggali informasi dari perangkat desa lain yang telah lebih dulu bekerja.“Kami sebagai perangkat desa yang baru perlu belajar dari rekan-rekan yang lebih senior,” terang mantan guru madrasah ini.

Agus Nurus Sofyan SH, Kades Gebanganom Wetan, Kecamatan Kangkung, menyambut hari pertama perangkat desa yang baru dengan menggelar rapat koordinasi dengan para perangkat desa dan staf yang lama. Tujuannya untuk memperkenalkan perangkat desa yang baru dengan lingkungan kerjanya dan sekaligus apa saja yang perlu dikerjakan sesuai tupoksinya masing-masing.“Dalam bekerja kita perlu hubungan yang baik dan suasana kerja yang nyaman. Tanpa itu pekerjaan apapun tidak bisa berjalan maksimal,” katanya.

Sementara dua perangkat desa lainnya, Al Mustafad yang menjabat sebagai Kaur Umum dan Perencanaan dan Ida Fatimah sebagai Kaur Keuangan, tampak sedang mempelajari dokumen-dokumen desa didampingi Maesur Yasin selaku Sekretaris Desa.

Maesur menerangkan, secara struktur Kaur Perencanaan dan Kaur Keuangan berada di bawah Sekdes. Kaur Perencanaan yang menyusun perencanaan anggaran, dan Kaur Keuangan mencatatkan pengeluarannya.

“Sekarang sudah era digital, hampir semua kegiatan di desa sudah menggunakan aplikasi. Untuk membantu kegiatan penganggaran dan pengeluarannya menggunakan aplikasi Siskeudes. Untuk membuat surat pengantar KTP dan akte, misalnya, juga ada aplikasinya,” terang Maesur. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here