KPU Luncurkan Rumah Pintar Pemilu Bahurekso

0
220
Keterangan Foto : KPU Kendal meluncurkan rumah pintar pemilu Bahurekso yang berlangsung di Aula KPU Kendal.

Kendal – KPU Kendal meluncurkan rumah pintar pemilu Bahurekso yang berlangsung di Aula KPU Kendal, Jumat (29/12). Peluncuran rumah pintar pemilu disaksikan Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya serta perwakilan parpol peserta pemilu dan perwakilan masyarakat.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan, pemilu di Indonesia merupakan pemilu paling rumit di dunia. Sehingga membutuhkan banyuan semua komponen masyarakat untuk mendukungnya, salah satunya melalui rumah pintar. MenurutJoko Purnomo, tahun ini 272 daerah pemilihan di Indonesia, di Jawa Tengah ada 13 daerah pemilihan, belum di kabupaten/kota. KPU secara nasional dalam waktu yang singkat harus menyiapkan 765 juta surat suara yang terdiri 2191 varian, di dunia tidak ada kecuali di Indonesia.

PT atau lembaga yang mengurusi pengiriman selalu mengatakan satu-satunya kendala utama yang paling rumit itu menangani pendistribusian atau mengurusi logistik dan distribusi pemilu karena di sebarkan diribuan daerah pemilihan. Dikatakan, Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada 545 ribu. Bisa dibayangkan membagi 765 surat suara dengan 2.191 varian disebarkan di 545 ribu TPS dalam waktu yang sangat singkat 60 hari dan itu hanya ada di negeri ini. Pemilih di Jateng ada 20.000 calon anggota legislatif. “Selain menghafalkan kita juga harus mengoreksinya puluhan ribu calon legislatif tersebut. Ini tidak mudah,” ungkap dia.

Menurut Joko, digagas rumah pintar pemilu untuk memberikan ruang bagi proses pendidikan pemilih, terutama pemilih pemula agar menjadikan rumah pintar sebagai salah satu sumber informasi pemilu. Didalam rumah untuk menyimpan buku dan dokumen serta sejumlah barang peristiwa sejarah dari tahun ke tahun.”Kedepan infrastruktur politik semakin kuat, proses politik tidak hanya milik elit politik,” ujarnya.

Ketua KPU Kendal Wahidin Said mengatakan, untuk mempromosikan rumah pintar pemilu agar dimulai dari proses awal peresmian dengan mengundang stake holder untuk sosialisasi.” Kami juga bekerja sama Pemda dan Kominfo untuk mensosialisasikan rumah pintar serta mengajak ormas membantu mensosialisasikan rumah pintar,” jelasnya. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here