Pembunuhan Yoga Diduga Bermotif Hutang Pribadi

0
176
Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar.

KENDAL – Petugas Satreskrim Polres Kendal saat ini tengah mendalami kasus pembunuhan yang menimpa Yoga Gathot Pramana. Hasil penyelidikan sementara disimpulkan, pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi permasalahan hutang piutang antara korban dengan pelaku.

Kapolres Kendal, AKBP Adi Wijaya, melalui Kasatreskrim, AKP Aris Munandar, Kamis (23/11), mengatakan, pihaknya tengah berusaha melakukan pendalaman kasus tersebut. Delapan orang telah diperiksa pihak kepolisian, meliputi keluarga, rekan kerja, dan teman bermain korban. Pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk memperdalam penyelidikan dan menambah keterangan, agar lebih valid.

“Kami sudah memetakan beberapa orang yang kami duga sebagai pelaku. Namun, kami masih terus berusaha mengumpulkan bukti-buktinya,” ujarnya.

Menurut Aris, melihat pekerjaan korban sebagai marketing bank, maka tidak menutup kemungkinan jika pelaku merupakan nasabahnya. Namun, ada kemungkinan pula kalau pembunuhan itu terkait dengan hutang pribadi. Tugas marketing sendiri adalah mencari nasabah serta bisa melakukan penagihan. “Semua kemungkinan itu bisa terjadi. Sehingga kami tidak ingin gegabah dalam melakukan penyelidikan ini,” paparnya.

Sedangkan menurut penuturan keluarga, Yoga pernah menyatakan kepada istrinya, Arlies Zenitha, jika ada seseorang yang mengancamnya. Namun, siapa yang pernah mengancam korban, Aris menambahkan pihaknya belum bisa menyebutkannya. “Ada yang pernah mengancam korban, tetapi untuk pendalaman penyelidikan, saya tidak bisa mengungkapkannya,” ucapnya.

Mertua Yoga, Subarso, mengatakan, menantunya tersebut merupakan orang yang baik. Yoga belum lama menikah dengan putrinya, bahkan sang putri tengah hamil tiga bulan. Dirinya mengaku merasa curiga sejak Senin siang (20/11). Hal itu karena berdasarkan keberadaan ponsel, menantunya berada di sebuah lokasi sejak siang hari dan tidak bergerak.

“Saya sempat berpikir, apa menantu saya disandera. Malam harinya, saya mendatangi Polsek Weleri dan meminta bantuan mencari keberadaan menantu saya. Ternyata yang bersangkutan ditemukan meninggal di bekas rumah makan, di sebelah timur SPBU Wonotenggang,” tuturnya. (3)

Baca juga :  Dua Napi Masih Buron 4 Napi Diserahkan Polisi Ke Lapas Kelas II A Pekalongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here