Rayakan Harlah Ke-8, JPPPM Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai

0
230

KENDAL – Ribuan Bu Nyai yang tergabung dalam, Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubalighoh (JPPPM),  menghadiri acara Harlah ke-8 JPPPM di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amanah, Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu – Minggu (9-10/12/2023).

Pimpinan Ponpes Darul Amanah, Gus Muhammad Fatwa, mengatakan setidaknya 2000 Ibu Nyai dari berbagai Ponpes di pelosok Indonesia, bahkan sejumlah tamu dari luar negeri menghadiri acara tersebut.”Pesertanya tidak hanya dari Indonesia saja yang hadir, dari mancanegara juga ada, karena ini acara internasional,” kata Gus Fatwa Minggu (10/12/2023).

Gus Fatwa menyebut maksud dan tujuan acara Harlah ke-8 JPPPM ini adalah penguatan eksistensi JPPPM dalam berhidmat untuk ummat dan membangun ukhuwah kebangsaan.”Semoga dengan diadakannya acara ini juga akan menambah semangat dalam mencari ilmu, menambahkan semangat untuk mengajar di pesantren dan memberikan peran perempuan dalam pendidikan agama Islam semakin meningkat, khususnya dari para istri kyai dalam mengasuh pondok pesantren masing-masing,” ujar Gus Fatwa.

Gus Fatwa juga menambahkan, perempuan merupakan guru pertama bagi anak-anak. Selain itu, dalam lingkungan Ponpes, Nyai juga berperan mengelola serta mendidik para santri yang juga berperan dalam mengawasi dan memberikan pembelajaran.”Dalam hal ini dibutuhkan sinergitas antarorganisasi perempuan di lingkungan Ponpes, agar upaya mendidik ummat semakin efisien, ” jelas Gus Fatwa.

Ketua Umum JPPPM, Nyai Hanik Maftuhah mengatakan, seluruh anggota JPPPM di Indonesia mendukung Pemilu 2024 supaya damai dengan menjaga Ukhuwah Islamiyah.“Untuk itu, bersamaan dengan momentum harlah JPPPM yang ke-8 atau sewindu JPPPM menyatakan sikap politik sebagai berikut, JPPPM tidak mengarahkan dukungan kepada partai politik manapun, caleg atau capres atau cawapres tertentu,” ujarnya.

Dikatakan, JPPPM mengajak kepada seluruh anggota dan masyarakat Indonesia untuk mensukseskan pemilu damai dan turut serta menjadi bagian yang terus mendorong proses demokratisasi di Indonesia berjalan secara wajar. Menurutnya, JPPPM telah mengukuhkan dirinya sebagai jam’iyyah yang fokus pada peran pemberdayaan perempuan pengasuh pesantren dan dakwah dalam tafaqquh fiddin dan membawa kemaslahatan bagi ummat.“JPPPM mengajak kepada seluruh anggota dan masyarakat Indonesia menjadi pemilih yang cerdas serta mendorong pelaksanaan Pemilu 2024 sebagai pemilu yang damai dan bermartabat sebagai upaya menjaga keberlangsungan pemerintahan dan ikhtiar menjaga NKRI,” pungkas Nyai Hanik.

Sementara KH Abdurrahman Al Kautsar yang akrab disapa Gus Kautsar yang memberikan ceramah dalam kegiatan tersebut menyampaikan, peran Ibu Nyai dalam Ponpes sangat penting. Menurutnya, keberadaan Bu Nyai mampu membantu mewujudkan para santri maksimal dalam menempuh pendidikan selama di pesantren.”Jadi peran panjenengan semua sangat luar biasa untuk mencetak para santri yang berkualitas dan mandiri,” katanya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here