Pastikan Pekerjaan Lancar, Kepala DPP Kendal Tinjau Pembangunan Embung Di Desa Kalibareng

0
18

KENDAL – Untuk memastikan pekerjaan pembangunan embung di Desa Kalibareng Kecamatan Patean berjalan lancar, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat meninjau pembangunan embung air tersebut, Selasa (22/11/2022).

Usai meninjau pembangunan embung Kepala DPP yang menghibahkan lahan sawahnya untuk di bangun embung tersebut yaitu Subari warga sekitar.

Pandu mengatakan pembangunan embung air di Desa Kalibareng saat ini sudah mencapai 40%, hal itu karena terkendala kondisi hujan, yang mana mengakibatkan tanah yang sudah dikeduk kembali longsor.”Kami mewakili Pemkab Kendal menyampaikan banyak terimakasih atas bantuan Pak Subari yang merelakan tanahnya untuk di bangun embung yang nantinya akan dimanfaatkan untuk banyak orang,” terang Pandu.

Dikatakan, pembangunan dapat berjalan lancar, dan dapat selesai tepat waktu, yaitu di akhir Desember 2022, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat petani di Desa Kalibareng. Kepala desa Kalibareng, Suhartoyo mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi warganya Subari, karena telah merelakan lahan sawah miliknya untuk kepentingan warga.“Semoga embung ini, nantinya bisa mengairi lahan sawah yang selama ini kekeringan. Dan tentu, perekonomian masyarakat akan lebih meningkat,” harap Suhartoyo.

Keterangan Foto: Usai meninjau pembangunan embung, Pandu juga silaturahim kerumah Subari warga yang menyumbangkan tanahnya untuk pembangunan embung .

Suhartoyo mengaku, dengan adanya pembangunan embung ini, pihak desa telah mengeluarkan anggaran sebanyak 20 persen dari dana desa untuk membangun jalan menuju ke arah embung.

Sementara itu, Subari Warga RT 01 RW 01 Desa Kalibareng menyambut baik kedatangan Kepala DPP, Pandu Rapriat beserta rombongan. Subari mengatakan, lahan yang digunakan untuk dibangun embung air luasnya ada sekitar 1800 meter. Hibah sawah untuk pembagunan embung ini demi kelancaran panen para petani, mengingat pada musim kemarau banyak petani gagal panen akibat kekurangan air.

Dijelaskan, awalnya dia melihat kebutuhan petani di sekitaran sawah, dan khusus di sawah sendiri malah kelebihan air saat musim hujan. Namun pada musim kemarau semua petani kekurangan air, sehingga dia berinisiatif menyampaikan kepada kepemerintah kalau ada program pembangunan embung dia akan menghibahkan sawah  untuk bisa dibuat embung, agar petani tidak lagi kekurangan air.

Menurutnya, kemudian ada tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pelaksanaannya didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kendal beserta jajaranya.”Harapanya dengan adanya embung air  dapat bermanfaat yaitu bisa mengaliri sawah petani disetiap musim, dan para petani bisa menghasilkan panen yang maksimal agar meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” harap Subari. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here