Muncul Klaster Takziah, 77 Warga Karangsari Positif Covid-19

0
3

KENDAL – Klaster baru positif Covid-19 muncul diduga dari klaster takziah yang dilakukan warga Kelurahan Karangsari Kecamatan Kendal Kota dengan menyewa bus angkutan umum. Dari hasil swab, didapati 77 warga dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari 58 warga RT 1 RW 4, 8 orang warga RT 5 RW dan 1 orang warga RT 3 RW 4 Kelurahan Karangsari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi di kabupaten terkait ditemukannya klaster baru di Karangsari. “Bersama dengan Satgas kabupaten kami juga akan melakukan pembatasan-pembatasan kegiatan di sana,” terangnya, Selasa (08/06/21).

Pembatasan jam malam juga akan dilakukan dengan menggandeng TNI Polri, Satpol-PP dan Dinkes di Kelurahan Karangsari. Tim juga akan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan.

Safi’i salah seorang warga RT 1 RW 4 Kelurahan Karangsari mengatakan, kampungnya sejak hari ini dilockdown. Ia mengaku, saat ini hampir seluruh warga sekitar tempat tinggalnya sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.”Semua sedang isolasi di rumah. Saya sekeluarga ada 7 orang, semuanya positif dan yang negatif cuma saya sendiri. Istri saya isolasi di RSUD dr Soewondo Kendal, anak-anak saya, menantu dan cucu saya yang masih kecil isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Dia berharap dengan dilockdownnya RT di kampungnya, bantuan makanan untuk kebutuhan sehari-hari bisa disuplai pemerintah. Karena, semua warga yang menjalani isolasi tidak bisa beraktivitas kemana-mana.

Namun klaster takziah ini dibantah Lurah Karangsari Gatot Herlambang. Diakui, dugaan awalnya memang klaster takziah, tapi setelah dicek ke lokasi tujuan di kelurahan Jotang, warga di sana baik-baik saja. Tidak ada yang terpapar Covid-19.

Menurut Gatot, kasus tersebut muncul pada hari Jumat (04/06/21) dengan ada banyak warganya yang meriang, batuk dan pilek. Kemudian pada hari Sabtu dilakukan swab antigen dan didapati 10 warga yang dinyatakan positif covid-19. Melihat tingginya jumlah warga yang terpapar, pihak Kelurahan Karangsari kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas melakukan tracing terhadap 190 warga dan melakukan swab antigen terhadap 150 warga.”Dari hasil swab, didapati 77 warga yang dinyatakan positif covid-19 yang terdiri dari 58 warga RT 1 RW 4, 8 orang warga RT 5 RW dan 1 orang warga RT 3 RW 4 Kelurahan Karangsari,” paparnya.

Dengan banyaknya jumlah warga yang positif covid-19, pihak kelurahan mengambil inisiatif mulai hari ini melakukan lockdown atau menutup kampung di RT 1 RW 4 Kelurahan Karangsari.

Pihak kelurahan juga berkoordinasi dengan Baznas Kendal untuk meminta bantuan mendirikan dapur umum guna membantu suplay makanan terhadap puluhan warga yang melakukan isolasi mandiri setelah dinyatakan positif covid-19. Dapur umum rencananya akan didirikan di SD Karangsari 3 dan mulai dioperasikan hari ini.

Diduga penularan Covid-19 terjadi saat berada di dalam bus, ada warga yang tidak memakai masker dan mengalami batuk pilek, diduga warga tersebut yang menulari warga yang lain. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here