Kampanyekan Wisata Bangkit, 6 Pesepeda Gowes Jakarta- Bali

0
46

KENDAL – Pandemi Covid-19 paling berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi, terutama pariwisata. Bahkan, wisata andalan Indonesia yaitu Pulau Dewata omsetnya turun drastis hingga 90 persen. Sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian untuk mengkampanyekan era hidup baru, enam perempuan yang tergabung di Women Cycling Community (WCC) Nusantara gowes Jakarta-Bali sejauh 1000 KM dari lebih.

Mereka start dari Jakarta pada 1 November lalu dan rombongan transit di Satu Kata Kafe, di SPBU Desa Jambearum, Kecamatan Patebon Kendal, bersama komunitas sepeda dari Pekalongan dan 20 pesepeda dari Kendal, Kamis (0¹5/11/2020).

Ketua WCC Nusantara, sekaligus penggagas kegiatan bersepeda 1000 KM, Trilara Prasetya Rina mengatakan, kegiatan ini sebagian bentuk kepedulian terhadap kondisi utamanya pariwisata yang lesu sejak pandemi terutama di Bali.

Dikatakan, enam pesepeda yang ikut gowes 1000 KM dengan jarak tempuh Jakarta-Bali yaitu dirinya, Kasih (39), Ocha (39), Sagita (30), Mahayanthi (30), dan Riris Sihite (29). Menurutnya, kegiatan ini juga untuk menggiatkan UMKM di Indonesia yang hampir lumpuh karena dampak Covid-19. Dijelaskan, disejumlah daerah yang dilalui, rombongan mampir untuk beristirahat dan mengkampanyekan semangat positif dalam menghadapi pandemi Covid-19,”Sambutan teman-teman di daerah luar biasa, kami optimis, pariwisata akan segera bangkit dan ekonomi juga bangkit,” ujar Lara sapaan akrabnya.

Keterangan Foto: Goweser WCC siap melanjutkan perjalanan ke Bali.

Lara juga menyampaikan banyak terima kasih atas suport dan dukungan para pecinta sepeda di daerah dan tim yang lain yang ikut mensukseskan kegiatan tersebut.

Owner Satu Kata Kafe, Marcelli Lianawaty sangat mengapresiasi kegiatan itu dan siap ikut mengkampanyekan bangkinya pariwisata di Indonesia. Menurutnya, kegiatan itu sangat luas biasa dan harus didukung semua pihak karena memberikan semangat positif dalam melawan Covid-19.“Saya sangat senang teman-teman dari WCC bersedia mampir di tempat kami. Tadi saya juga memberikan kenang-kenangan kepada mereka paket Kopi Liberika asli Kendal untuk mengenalkan Kopi asli Kendal di Bali,” pungkas Marcelli. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here