KKN UPGRIS Berdayakan Masyarakat melalui Pelatihan Minuman Isotonik

0
143

KENDAL – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Acara diselenggarakan di Aula Balai Desa Jungsemi, diikuti sekitar 25 orang, Jum’at (31/01/2020).

Pelatihan Minuman Isotonik dibuat dari Semangka. Hal ini melihat dari potensi Desa Jungsemi banyak petani penghasil Semangka. Minuman Isotonik merupakan salah satu produk minuman karbonasi atau nonkarbonasi untuk meningkatkan kebugaran, yang berfungsi untuk mempertahankan cairan dan garam tubuh serta memberikan energi karbohidrat ketika melakukan aktivitas.

Bella Oktaviana, mahasiswa KKN UPGRIS yang menjadi ketua panitia pelatihan memaparkan, alasan memberdayakan masyarakat lantaran melihat banyak semangka disini, biasanya warga menyebut semangka rawa asin.”Maka Tim KKN dari UPGRIS berfikir agar semangka bisa dikemas menarik dan memiliki nilai jual tinggi,” ungkapnya.

Bella menambahkan, melalui minuman Isotonik, masyarakat akan diajarkan mulai cara pembuatan, pengemasan di botol sampai pemasaran. Namun kendala yang dialami saat ini belum adanya alat untuk pengawetan, “Kita belum menemukan alat yang benar-benar bisa mengawetkan minuman lebih lama. Isotonik ini, hanya bisa bertahan sehari. Semoga kedepan bisa ditemukan alatnya oleh para peneliti di UPGRIS,” sambungnya.

Pemerintah Desa Jungsemi sangat mendukung dengan adanya pelatihan ini,”Usaha minuman Isotonik Semangka diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberikan dampak positif di desa kami,” ujar Siti Nur Asiyah sebagai ketua PKK Desa Jungsemi.

Saat acara berlansung, warga terlihat antusias. Mereka terjun langsung, saling bekerjasama dan memperhatikan satu persatu cara yang diajarkan oleh Tim KKN. Kiswati (41), warga Desa Jungsemi berharap kegiatan bisa memberikan dampak positif,”Saya ingin hasil dari pelatihan ini dikembangkan nantinya, yang terpenting itu masalah pemasaran, jika kita produksi tapi tidak ada pembeli, kan tidak bisa lancar”, katanya dengan penuh semangat. (AR/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here