Jembatan Gantung Penghubung Gemuh-Patean Putus

0
29
Keterangan Foto: Jembatan Penghubung Sojomerto-Cipluk terputus diterjang derasnya arus Kali Bodri.

KENDAL – Hujan deras Jum’at (01/03/2019) sore mengakibatkan debit air di Kali Bodri meningkat dan arusnya sangat deras. Akibatnya, jembatan yang menghubungkan antar Kecamatan Gemuh-Patean putus terseret derasnya air Kali Bodri. Jembatan tersebut nyaris putus sekitar pukul 17.00 WIB. Jembatan yang terletak di antara dua desa yaitu Sojomerto dan Cipluk mengakibatkan tidak bisa dilewati warga.

Subagio (45) warga Sojomerto Kecamatan Gemuh mengatakan, sejak Jumat sore terjadi hujan deras di daerah atas, sehingga membuat debit air meningkat dan menimbulkan arus yang deras Kali Bodri. Tidak lama kemudian tiba-tiba jembatan penghubung Gemuh-Patean ambruk.”Kali Blukar juga nyaris meluap ke pemukiman warga,” katanya.

Untuk sementara Jembatan yang menjadi penghubung antar Kecamatan Desa Sojomerto-Patean belum bisa di lewati karena jembatan satu-satunya yang menjadi penghubung dua desa itu ambrol dan hampir terputus. Nur Zaidun, warga Dusun Cipluk Desa Sidokumpul  mengatakan, dirinya nekad menerjang arus saat menyebarang dari Cipluk ke Sojomerto.

Dikatakan, dirinya dibantu warga lainnya karena motornya berulang kali mengalami selip dengan bebatuan kali.”Ya nekat, karena mau menyampaikan undangan hajatan di desa seberang. Kalau muter jauh sekali sampai 20 KM, ” tuturnya, Sabtu (2/3).

Menurutnya jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 30 meter ini merupakan akses vital bagi para warga. Terlebih jembatan ini menjadi akses utama bagi para siswa yang bersekolah di sebarang sungai.”Nanti pulangnya lewat jalur memutar, tidak berani kalau menyebarang sungai sore-sore, terlebih tiap sore saat ini sering hujan dan arus menjadi kuat,” jelasnya.(ZMR/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here