Kapolda: Masyarakat Jangan Takut Teror Pembakaran Mobil

0
47
Keterangan Foto: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono memberikan sambutan pada acara Rakor Lintas Sektoral di Pendopo Kabupaten Kendal.

KENDAL – Kapolda Irjen Condro Kirono menghimbau masyarakat tidak takut menghadapi teror pembakaran mobil  dan sepeda motor yang belakangan marak di Kendal, Semarang dan Kabupaten Semarang. Himbauan tersebut disampaikan Kapolda saat rapat koordinasi lintas sektoral di Pendopo Kabupaten Kendal, Rabu (06/02/2019).”Jangan takut menghadapi teror pembakaran mobil, kita harus meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan poskampling,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, kejadian pembakaran sudah terjadi sejak bulan di Desember 2018. Dikatakan, di Kendal sudah terjadi sembilan kasus. Dikatakan, pelaku mengincar kendaraan yang berada dipinggir jalan dan garasi berdekatan jalan.”Tidak ada motif ekonomi, tidak ada barang yang diambil. Tujuannya mereka ingin membuat resah dan takut masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, unruk mengantiaspi kejadian ini pihaknya memberlakukan 1/3 kekutan digelar siang dan 2/3 malam hari. Selain itu pihaknya juga mengirim tambahan personel di daerah yang terjadi pembakaran mobil.”Seperti di Kendal tadi malam kami tambah 200 persenel. Namun itu tidak cukup harus ada peran aktif dari masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya memerintah, jajaran Polsek menggelar patroli Polsek menyentuh antar desa dan harus masuk pemukiman. Pihaknya juga meningkatkan razia. Dijelaskan, semua Tempat Kejadian Perkara (TKP) Poskamlingnya tidak aktif, kalau ada diatas jam 2 kosong.”Untuk itu mengantisipasi pembakaran mobil yang marak maka poskamping harus dihidupkan lagi,” katanya.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen M Efendi pihaknya siap bersama membantu Polri untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.”Mari semua menjaga keamanan di wilayah kita masing-masing,” ujarnya.

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita mengatakan, di Kendal sudah ada 9 kejadian pembakaran mobil yaitu di Kaliwungu 3 kejadian, Brangsong 2, Kendal 1, Rowosari 1 Cepiring 1.”Pembakaran ranmor terjadi diatas jam 12 malam. Kita tidak boleh takut dan harus melawan teror ini dengan pengamanan dan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya. 

Dikatakan, dari semua kejadian yang ada di Kendal, tidak ada mobil mewah, kendaraan yang dibakar semua harganya dibawah Rp 150 juta. Dijelaksan, dalam melaksanakan aksinya rata-raya pelaku dua orang ada juga yang tunggal.”Mereka membakar menggunakan bahan bakar untuk itu harus ada perhatian para kades melihat yang mencurigakan segera koordinasi,” jelasnya.

Menueut Kapolres, TNI-Polri sudah bergerak untuk mengantisipasi ini. Pihaknya menghimbau masyarakat agar Poskamping dihidupkan kembali dan mendata orang baru dilingkungan masing-masing.”Memasang portal untuk menghalangi perbuatan kejahatan di tengah masyarakat, ini juga penting,” katanya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here