Antisipasi Bencana BPBD Kendal Gelar Apel Siaga

0
18
Keterangan Foto : Suasana apel siaga bencana Pemkab Kendal tahun 2018 di alun-alun Kota Kendal.

KENDAL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal Jawa Tengah, menggelar apel siaga bencana, Rabu (5/12/2018), di Alun-Alun Kota Kendal.

Apel siaga bertajuk, “Antisipasi Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung tahun 2018/2019,” diikuti oleh 500 orang dari unsur TNI, Polri, Perhutani, Damkar, Satpol PP, Linmas, PNS, Mahasiswa, PMI, Tagana, Pramuka, komunitas radio, NU, Muhamadiyah dan relawan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Kendal Masrur Masykur mewakili Bupati Kendal yang berhalangan hadir, Kasdim 0715/Kendal, Ka (Kepala) DPUPR Ir Sugiono, Ka Dishub (Dinas Perhubungan) Suharjo, Ka Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Agus Rifai, Kalak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sigit Sulistyo dan Ka DPP (Dinas Pertanian) Ir. Diah Aning Budiarti serta Camat se Kabupaten Kendal.

Keterangan Foto : Ka DPUPR Ir. Sugiono, Ka Dishub Suharjo dan Ka Disdikbud Agus Rifai, berfoto bersama usai mengikuti apel siaga bencana. (Editor)

Wabup Kendal Masrur Masykur mengatakan tingginya curah hujan selama beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Kendal perlu dan patut diwaspadai seluruh warga masyarakat. Tingginya curah hujan berpotensi menjadi penyebab terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lain-lain.

Masrur menyampaikan juga bahwa di dalam proses penanggulangan bencana alam, masyarakat harus dilibatkan secara langsung. Oleh karena itu, perlu dibangun kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kemandirian dan keswadayaan masyarakat.

Wabup juga menegaskan, harus dilakukan mitigasi bencana saat pra bencana, tanggap darurat (saat bencana) dan pasca bencana serta terus meningkatkan kemampuan personil dan profesionalitas dalam bertugas. Dalam proses penanggulangan bencana agar memprioritaskan upaya-upaya penyelamatan dan evakuasi korban dengan cepat dan tepat.

“Tampilkan sosok penolong, pelayan masyarakat, tanamkan keikhlasan, ciptakan rasa tanggungjawab yang tinggi dan peduli pada sesama. Jagalah kesehatan serta senantiasa berdo’a kepada Allah Subhanahu Wata’ala, agar kita semua diberikan kesehatan, perlindungan dan kemudahan dalam menjalankan tugas,” pungkas Masrur.

Sementara, Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistiyo menjelaskan dari 20 kecamatan di kabupaten Kendal yang rawan bencana banjir terutama di pantura. “Untuk bencana longsor biasa terjadi di wilayah atas dan terjadi di 8 kecamatan. Sejumlah daerah di wilayah atas sendiri sudah mengalami longsor yang di Plantungan dan Sukorejo dalam sepekan ini,” katanya.

Untuk peralatan BPBD Kendal sudah siap mulai dari perahu karet, mesin pompa air, gergaji kayu dan beton dan alat berat lainnya. “Selain itu BPBD juga siaga 24 jam. Bagi masyarakat yang mengalami bencana bisa menghubungi langsung di kantor BPBD atau melalui media sosial atau langsung di posko bencana di tiap kecamatan,” pungkasnya. (ADP/01/09)

2. Ka DPUPR Ir. Sugiono, Ka Dishub Suharjo dan Ka Disdikbud Agus Rifai, berfoto bersama usai mengikuti apel siaga bencan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here