Antisipasi Rob Petugas KPPS Wonokerto Terpaksa Menggunakan Sepatu Boot

0
429
Keterangan Foto: Petugas KPPS Keterangan Foto: Petugas KPPS bersepatu boot untuk mengantisipasi Rob.

KAJEN – Berbagai macam cara untuk menarik minat warga dalam pencoblosan di pilkada Jawa Tengah. Sejumlah tempat pemungutan suara berlomba-lomba berhias diri. Namun nampak suasana berbeda yakni di TPS kawasan pesisir Pekalongan, karena petugas terpaksa menggunaka sepatu boot untuk mengantisipasi Rob, Senin (27/06/2018).

TPS 01 Desa Pesanggrahan, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, memang tidak terendam banjir air laut atau rob. Namun, daerah sekitar di desa pesanggrahan merupakan wilayah yang sering terdampak bencana rob. Meski di lokasi pencoblosan saat ini kering, namun banjir pasang air laut itu bisa datang kapanpun, tak terkecuali saat para panitia pemungutan suara bekerja pada gelaran Pilgub Jateng 2018.”Karena disini kerap tergenang banjir air pasang yang datang tidak mengenal waktu, makanya petugas mengenakan sepatu boot,” jelas Susilo Petugas KPPS.

Dikatakan, TPS ini seluruh PPS memakai sepatu boot yang dipadu padankan dengan kemeja batik khas pekalongan.”Kami bersiap apabila banjir air pasang laut datang dengan tiba-tiba dan merendam TPS,” ujar Susilo.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau langsung jalannya pencoblosan di TPS terdampak rob ini.”Warga dengan antusias datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya,” tukas Asip Kholbihi.

Hal senada juga di sampaikan Ketua KPU Pekalongan, Mudasir, saat turut mendampingi Bupati Pekalongan monitoring TPS. Dikatakan, Pilgub kali ini, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Pekalongan sebanyak 715.665 orang.”KPU Pekalongan menargetkan prosentasi warga yang datang ke tps ialah lebih dari 70 persen,” katanya.(UJ/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini