Srikandi Safa Rahmania jadi Primadona di Ring Tinju Muaythai

0
231

Batang -Tinju merupakan olahraga extreme dengan body contact yang sudah cukup populer di masyarakat, karena olah raga yang tergolong keras tak banyak orang yang menjadi atlit tinju.

Tetapi tak sedikit pula kaum hawa yang berani menjadi atlit tinju, seperti dalam turnamen tinju Pekan Olah Raga Daerah tingkat Karisidenan Pekalongan banyak bermunculan atlit tinju yang bertarung di Sasana Roban Fighting Club Kelurahan Kauman Batang Minggu, (25/03/2018).

Paras cantik dan tubuh dengan kulit kuning langsat yang dimiliki Safa Rahmania ( 18 ) atlit tinju dan Muaythai asal Bojong Kabupaten Pekalongan menjadi primadona ring tinju, gaya tinju yang sportif dan pukulan yang kerasnya serta mematikan ia dapatkan berkat latihan keras setiap harinya.

” menjadi atlit jadi pilihan saya kerena hoby dengan olahraga beladiri tinju dan muaythai yang mendorong saya untuk selalu berada di ring tinju,” Kata Safa Rahmania

Iapun mengaku baru dua bulan ikuti olah raga muaythai dan tinju namun sudah bisa menorehkan prestasi walaupun masih ditingkat daerah, kegigihan latihan kerasnya pun bisa masuk seleksi porprov untuk olah raga muaythai.

Ketua Panitaia turnamen tinju dr. Tri Handoko mengatakan, POPDA kali ini ada 32 atlit yang bertanding, yang diikuti oleh Kabupaten brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan, Kota Tegal.
” dalam turnamen ini enam kabupaten dan kota mengirimkan, hanya saja Kabupaten Pemalang yang tidak mengirimkan atlit tinjunya.” Kata dr. Tri Handoko

Adapun kelas yang di pertandingkan untuk putra 46 kg, 49 kg, 52 kg dan 56 dan untu kelas Putri 45kg, 48kg dan 51kg.
Akan tetapi untuk kelas putri hanya Kabupaten Brebes yang mengirimkan atletnya, sehingga tidak di pertandingkan.

Baca juga :  Resufle SOTK, Bupati Batang Ajak Ratusan Pejabat Naik Andong

” Kelas Putri hanya Kabupaten Brebes yang mengirimkan 3 atlitnya, sehingga tidak dipertandingkan, namun untuk pertandingan putri sebagai partai tambahan untuk sparing partners muaythai yang mempertandingkan atlit tinju putri atas nama Luber dari Kabupaten Batang dan Safa Rahmania dari Kabupaten Pekalongan,” kata Tri Handodko
Pertama kali diadakan di Batang

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia ( PERTINA ) Kabupaten Batang Eko Widianto mengatakan, turnamen tinju kali ini sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit atlit, sekaligus untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Batang yang ke 52 tahun.
” Beladiri sebagai olah raga yang mulia maka harus dimanfaatkan sesuai filosofi beladiri yaitu satria didalam dan di luar ring,” Kata Eko Widianto

Dujelaskan juga agar para atlit dan oficial untuk tetap menjaga sportivitas dan kekompakan, karena kita hanya bermusuhan di ring, di luar kita adalah saudara untuk saling membantu memberi kesempatan.

” didalam turnamen pertandingan tinju dan muaythai ini bisa melahirkan atlit – atlit yang mengharumkan dan membawa nama baik pantura Jawa Tengah dari Kabupaten Batang sampai dengan Kabupaten Brebes,karena kita memiliki potensi atlit yang luar biasa,” Jelas Eko Widianto.(6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here