Terkait dengan kerjasama dengan KOMPAK yang telah menyusun Rencana Aksi Daerah, Wabup mengharapkan OPD dan perangkat lainnya yang terkait bisa menyusun Rencana Kerja tiap tahun yang terintegrasi dan bersinergi dengan Rencana Aksi Daerah ini sehingga hasilnya akan lebih positif. “Upaya yang telah kami lakukan adalah dengan memberikan Kartu Kajen Sehat bagi masyarakat tidak mampu, dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan meningkatkan fasilitas yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ditambahkan Arini, dari semua upaya yang dilakukan, yang terpenting adalah bagaimana menggerakkan masyarakat agar mereka peduli untuk menjaga dan memeriksakan kehamilan sehingga bisa mengurangi resiko kematian ibu dan anak. Seperti yang telah dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Hj. Munasifah yaitu membentuk Gerakan Masyarakat Stop Kematian Ibu dan Anak (GEMA SETIA). “Kalau itu sudah menjadi gerakan maka target yang akan dihadapi, dan zero kematian insya allah akan terwujud. Oleh karena itu, para kepala desa hendaknya dapat memanfaatkan pula dana desanya untuk kegiatan Gema Setia ini. Semua unsur yang ada harus mempunyai Rencana Kegiatan yang mengacu pada Rencana Aksi Daerah,” kata Wakil Bupati.
Diakhir sambutannya, tak lupa Wabup menyampaikan rasa terimakasihnya pada semua pihak yang telah berupaya menurunkan AKI. “Trimakasih pada Ormas atas kiprahnya yang sangat banyak sekali, mari bersinergi mengurangi kematian Ibu dan Anak. Semoga dengan keberadaan Kompak Kabupaten Pekalongan benar-benar “Zero Kematian”,” harapnya.
Sementara itu Ketua Kompak Jawa Tengah Mohammad Bisri menyampaikan bahwa Kompak sebagai sebuah program bantuan dari Pemerintah Australi untuk Pemerintah Indonesia dalam upaya perbaikan pelayanan termasuk tata kelola desa dan KIA. “Ini adalah dukungan kami pada Kabupaten Pekalongan untuk menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi agar tidak hanya menjadi konsentrasi dari Dinas Kesehatan saja tetapi juga bisa dikeroyok bersama oleh OPD lain yang terkait,” jelasnya.
Dalam kegiatan yang rencananya akan dilakukan selama 2 hari tersebut, Bisri mengatakan pihaknya akan menyampaikan pokok-pokok pikiran, upaya dan strategi dalam menurunkan angka kematian. Dengan kolabrasi ini kita ingin mengintegrasikan dan memetakan dukungan.(6)
















































