Pelabuhan niaga batang siap disinggahi kapal besar

0
553
Keterangan Foto : Petugas berjaga dipintu gerbang pelabuhan niaga batang

BATANG – Pelabuhan Niaga Batang mulai bulan januari 2018 siap di ujicoba, yang rencananya 27 Januari Kapal pengangkut matrial milik PT. Waskita akan membongkar muatan pasir untuk pembangunan Jalan tol. Pelabuhan Niaga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang dibangun di atas tanah seluas 6 hektare sesuai rencana siap dioperasikan mulai April 2018
” Pelabuhan niaga sudah siap uji coba, namun karena kendala cuaca gelombang tinggi sehingga kapal – kapal Pontianak bermuatan pasir pesanan dari PT. Waskita belum berani berlabuh, kalau memang cuaca memungkinkan kapal akan meluncur ke pelabuhan niaga Batang.” Kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Batang Capt. Hendrik Kurnia Adi Selasa,( 23/01/2018).

Ia juga mengatakan, pelabuhan niaga Batang memiliki dua dermaga untuk menampung kapal tongkang kabut yang kapasitasnya maksimal 300 gt, adapaun dengan kedalaman lautnya sudah memenuhi yang mencapai 5,9 m. Pelabuhan Batang sendiri dulu diproyeksikan untuk pelabuhan batubara PLTU, namun perkembangannya PLTU bikin pelabuhan sendiri, tapi karena harus operasional tahun ini maka kita berusaha mengoperasikan sebagai pelabuhan niaga.
“Pelabuhan ini dikhususkan untuk kapal – kapal curah dan barang berupa besi dan lainya. Untuk sementara kita belum direkomendasikan sebagai pelabuhan untuk komuditas bahan pokok.” Jelasnya

Dijelaskan juga kerana pelabuhan niaga berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan segingga kita sudah melakukan kesepakatan untuk wilayah kerja operasionalnya, untuk wilayah sungai sambong ke barat untuk pela uhan niaga dan untuk wilayah sungai sambong ke kiri atu ke timur wilayah perikanan.

” Untuk lalulintas lautnya sudah ada kesepakatan antara pihak pelabuhan dan pihak perikanan sehingga sudah diatur semuanya.” Kata Hendrik Kurnia Adi
Akses jalan menjadi kendala bagi pelabuhan niaga lanjutnya, Karena sampai sekarang askes jalan pelabuhan tersebut, yang rencananya akses jalan melalui pantai Si Cepit Kelurahan Kesepuhan menuju Jalan Ki Mangonsarkoro belum di mulai di kerjakan, jalan tersebut menjadi kewenangan Pemkab dan Pemprov.

” Memang informasi dari Pemkab Batang askes jalan sudah pada tahap pembebasan lahannya, rencananya tahun ini sudah mulai di kerjakan. dan antisipasi januari operasional kami sudah ijin menggunakan jalan Provinsi sebagai jalan sementara. ” Katanya
Dijelaskan juga dalam operasional agar tidak mengganggu aktifitas nelayan dan masyarakat,pihak pelabuhan niaga akan menerapkan Standar Operasional Prosedur dalam memulai operasionalnya pada pukul 10.00 samapai dengan 18.00 WIB.

” karena aktifitas nelayan mulai pukul 05.00 Sampai dengan 10.00. maka SOP kami mulai operasional pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.” Imbuh Hendrik Kurnia Adi
Dengan dioperasikannya pelabuhan akan banyak menyerap tenga kerja nantinya, karena akan ada kepentingan seperti Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ), Perusahaan Bongkar Muat, Keagenan Kapalnya dan lainnya.

” Sudah ada yang mengajukan ijin ke kantor perijinan satu pintu Provinsi, sehingga setelah mendapatkan rekomendasi baru boleh untuk beroperasi fu pelabuhan niaga Batang.” Katanya
Diharapkan juga dengan berdirinya pelabuhan niaga perekonomian masyrakat Kabupaten Batang bisa meningkat, dan pelabuhan ini akan kita ujicoba selama tiga bulan, Pelabuhan Niaga Kabupaten yang dibangun di atas tanah seluas 6 hektare sesuai rencana April 2018 akan diresmikan bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Batang.(6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here