Sosialisasi Empat Pilar Lewat Seni Rebana

0
71

KENDAL – Anggota MPR RI Drs H Fadholi menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan melalui pegelaran seni budaya rebana, Kamis (7/12). Acara yang berlangsung di halaman Balai Desa Ngampel Kulon ini ikuti seratusan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dihadapan para kader dan simpatisan partai Nasdem dan masyarakat, Fadholi mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif serta mengimplementasikan 4 pilar kebangsaan ditengah-tengah kehidupan globalisasi sekarang ini.  “Jangan sampai keutuhan bangsa kita pudar. Peran aktif seluruh komponen bangsa menjadi kekuatan dalam menjaga bhineka tunggal ika sebagai simbol negara Indonesia,” terang Fadholi.  

Menurut Fadholi, dipilihnya sosialisasi empat pilar melalui seni budaya tradisional rebana bertujuan nguri-nguri budaya masyarakat sebagai perekat dalam mewujudkan masyarakat yang adil,  makmur, sejahtera dan bermartabat.”Bangsa kita merupakan bangsa yang kaya akan berbagai potensi. Melalui seni budaya Rebana, mari kita jadikan sebagai sarana dalam membangun dan mempertahankan Indonesia. Menuju masyarakat yang adil,  makmur, sejahtera dan bermartabat,” imbuhnya. 

Dijelaskan, beragam nada yang dihasilkan dari alat musik rebana menjadi simbol bahwa menjaga perbedaan mewujudkan kekompakan. Keragaman merupakan kekayaan dan kekuatan dalam membangun dan menjaga keutuhan Pancasila. 

Kades Ngempelkulon yang juga Caleg DPRD Jateng Partai Nasdem Gatot Muharjo SE mengatakan, selaku tuan rumah pihaknya berterima kasih dengan kegiatan yang diselenggarakan Anggota MPR RI Drs H Fadholi. Dikatakan, kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan melestarikan kesenian tradisional agar terus tumbuh berkembang di masyarakat.”Kegiatan ini juga sebagai bentuk nguri-nguri budaya agar tidak punah,” ujarnya.

Menurut Gatot, Anggota MPR RI Drs H Fadholi sselama ini dikenal gigih memperjuangkan petani karena sudah banyak memberikan bantuan alat pertanian, membantu menjaga ketersediaan pupuk.”Dalam acara ini juga memberikan alat pertanian Ngampel dan Gubuksari, Pegandon,” jelasnya. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here