Kendal Ditunjuk Menjadi Kota Tangguh

0
194
MANGROVE - Kegiatan penanaman seribu Mangrove dilakukan oleh BPBD Provinsi Jateng, menggandeng BPBD Kendal beserta seribu relawan di Kota Beribadat.

PATEBON – Kabupaten Kendal merupakan salah satu dari 136 Kabupaten/Kota di Indonesia, yang dipilih untuk menjadi daerah pertumbuhan Resiliensi (Kota Tangguh) Bencana. Demikian disampaikan Kepala Pelaksanaan Harian (Kalahar) BPBD Provinsi Jateng, Sarwo Pramono, saat kegiatan Gerakan Penanggulangan Resiko Bencana, yang dilaksanakan di Pulau Tiban dan Tanjung Elok, di Desa Kartika Jaya, Patebon, Minggu (19/11).

Adapun salah satu kegiatan gerakan tersebut adalah Aksi Tanam Seribu Mangrove, yang melibatkan seribu relawan dengan tujuan untuk mencegah abrasi. Ini merupakan program Nasional, sehingga dengan penanaman Mangrove ini dalam rangka untuk mitigasi abrasi. Bahkan ada kesempatan bagi tempat tersebut untuk didorong menjadi objek wisata. Di BNPB sendiri ada program Sekolah Gunung, Sekolah Laut, dan Sekolah Sungai, salah satunya ada di Kabupaten Kendal.

“Untuk perawatan tanaman Mangrove, BPBD diminta untuk bekerjasama dengan para relawan yang ada, untuk terus aktif di Sekolah Laut tersebut. Sedangkan potensi wisata, tentunya Pemda harus tidak diam tetapi harus aktif, dengan cara membuat fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya. Barangkali dengan menggandeng dunia usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Sarwo Pramono menyatakan jika abrasi laut yang paling tinggi diduga terjadi di Pekalongan, Batang, Rembang, dan Semarang. Untuk Kota Pekalongan, bahkan telah dibantu dengan mengucurkan dana sebanyak Rp20 Miliar, dalam bentuk penahan ombak sebagai Manajemen Resiko (MR) paska bencana.

“Daerah Rembang masih dalam pengajuan dan Semarang masih dibuat DED-nya dari tim Internasional. Sedangkan untuk di Kendal memang tidak begitu parah dan mengganggu masyarakat, karena belum berdampak langsung,” paparnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Bupati Kendal Mirna Annisa, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Sekda Kendal Moh Toha, bersama anggota Forkompimda, anggota DPRD, dan para pejabat Kendal. (3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here