Infrastruktur Rusak Jadi Prioritas Pembangunan Pemkab Kendal

0
22

KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kendal yang rusak. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUPR) Kendal, Sudaryanto melalui pers rilis yang disampaikan kepada wartawan, Jumat (02/02/24).”Prioritas pembangunan infrastruktur ini sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomianbagi masyarakat. Hal tersebut bisa dilihat dari pelaksanaan program-program yang sudah dijalankan, seperti adanya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dusun yang menyasar kedesa-desa yang mayoritas digunakan untuk pembangunan infrastuktur jalan dan irigasi persawahan, guna menunjang aksesperekonomian, pendidikan, dan pertanian,” ujar Daryanto.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kendal juga melaksanakan pembangunan jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakatyang masuk dalam daftar jalan kabupaten yang menjadi kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Kendal.

Dikatakan, di tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Kendal melalui DPUPR telah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, SPAM Jaringan Perpipaan di Kawasan Perdesaan paketpenyediaan air minum, sanitasi, dan irigasi persawahan.

Sudaryanto menjelaskan, panjang ruas jalan KabupatenKendal yaitu 770,325 KM di tahun 2023 telah dilakukan peningkatan jalan sepanjang 18,215 Km dibeberapa wilayah di Kabupaten Kendal.”Kondisi jalan mantap (kategori baik dan sedang) 650,533 KM, terdiri dari panjang jalan dengan kondisi baik 388,927 KM dan panjang jalan dengan kondisi sedang 261,606 KM,” terang Sudaryanto.

Disampaikan, di tahun 2023 DPUPR Kendal telah menyelesaikan pekerjaan rekontruksi jalan sebanyak 38 paket pekerjaan dengan anggaran, Rp. 40.344.645.043 untuk penanganan jalan sepanjang 18,215 KM Kemudian rehabilitasi jalan sebanyak 11 paket pekerjaan dengananggaran Rp. 3.217.500.000 untuk penanganan jalan sepanjang 0,687 KM dan pekerjaan penggantian dan rehabilitasi jembatansebanyak 2 paket pekerjaan dengan anggaran Rp. 1.200.000.000 pada jembatan Jalan Sukodono – Bulugede dan jembatan JalanSidorejo – Dampal”Selain itu, pekerjaan pemeliharaan rutin jalan pada 84 ruasjalan kabupaten, dan pekerjaan pemeliharaan rutin sebanyak 24 unit jembatan,” tambah Sudaryanto.

Terkait dengan sarana dan prasarana penyediaan air minum bagi masyarakat, pihaknya menjelaskan, DPUPR telah melaksanakan peningkatandan perluasan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan, yaitu pada desa diwilayah Kecamatan Pegandon, Patean, Singorojo, Sukorejo, Boja, Plantungan, dan KecamatanKangkung, yang mana manfaatnya sudah bisa dirasakan oleh1948 kepala keluarga.

“Kemudian untuk  sanitasi telah dibangun  dibeberapa tempatperdesaan, yaitu di Desa Sidomakmur, Pesaren,  Purwosari, Tamanrejo, dan Desa Trimulyo, yang mana berupapembangunan tangki septik skala individual dan pembangunansistem pengelolaan air limbah skala pemukiman yang dimanfaatkan oleh 250 keluarga,” ungkap Kepala DPUPR Kendal.

Sedangkan untuk rehabilitasi irigasi persawahan tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Kendal juga melaksanakan rehabilitasijaringan irigasi di tiga tempat, yaitu Dusun Gruyung DesaPucakwangi, Dusun  Wonorejo Kedungsuren, dan DusunSilangen Desa Kedungsuren dengan anggaran Rp. 5.891.912.000 untuk pengairan kemanfaatan lahan 236 Hektare.

Menurut Sudaryanto, di tahun 2024 ini, pembangunaninfrastruktur maupun peningkatan ruas jalan di wilayahKabupaten Kendal akan terus dilakukan untuk peningkatanperekonomian masyarakat. “Harapan kami dari PemerintahKabupaten Kendal, apa yang sudah dilakukan ini bisa membawamanfaat untuk menunjang peningkatan perekonomianmasyarakat, sehingga kedepan bisa lebih sejahtera,” tutupKepala DPUPR Kendal mengakhiri penyampaiannya.

Salaah satu warga Kendal, Zamroni (40) mengaku senang dengan adanya BKK Dusun, sehingga jalan di kampungnya yang sebelumnya rusak kini sudah bagus karena diperbaiki melalui dana BKK Dusun.”Alhamdulillah jalan di kampung saya kini sudah bagus,” katanya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here