Sembuh Dari Covid-19, Verawati Kampanyekan Protokol Kesehatan

0
9

Feature – Verawati (30) warga Kelurahan Karangsari Kendal Jawa Tengah, merupakan salah satu pedagang yang sudah beberapa tahun terakhir berjualan di lingkungan Setda Kendal. Verawati berjualan aneka jus buah kepada PNS dan tamu yang datang di Kantor Setda Kendal. Sedangkan sejumlah pedagang lain berjualan aneka makanan dan minuman untuk menyediakan kebutuhan makan-minum PNS dan tamu yang datang ke kantor tersebut.

Namun pandemi Covid-19 mulai akhir Desember 2019 silam menyebar disetujui penjuru negeri, termasuk di Kendal. Hingga pertengahan bulan Agustus 2020 lalu, ia terpapar Covid-19 dan harus menjalani karantina di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soewondo Kendal selama 14 hari.”Saya tidak tahu tertular virus korona dari mana. Karena saya selain melayani pembeli di warung, saya juga mengantar es buah dari ruangan satu ke ruangan lainnya di sejumlah kantor Setda,” terang Verawati.

Namun saat ada rapid tes, semua karyawan dan perdagang di lingkungan Setda Kendal juga diwajibkan untuk mengikuti tes. Saat hasil tes keluar dan dirinya dinyatakan reaktor langsung dilakukan tes swab dan ternyata hasilnya positif Covid-19.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, Verawati terpaksa karantina mandiri beberapa hari di rumahnya nakun akhirnyadia dirawat di RSUD dr Seowondo Kendal sampai dinyatakan negatif. Verawati mengatakan, awal mula dirinya terpapar Covid-19, badan terasa lemas, tenggorokan terasa gatal dan sedikit batuk, serta nafas tersengal- sengal.

Setelah menjalani perawatan di RSUD Soewondo sekitar delapan hari, infus yang menancap di lengannya dilepas oleh perawat dengan alasan kondisinya sudah membaik.
“Ketika perawat kesehatan melepas infus di lengan saya, saya senang sekali karena pasti tak lama lagi saya akan pulang dan sembuh,”kata Verawati.

Baru setelah pihak rumah sakit melakukan swab lagi dan hasilnya negatif, Verawati diijinkan pulang tepat 14 hari masa karantina.

Verawati mengaku, sebelum dirinya terpapar Covid-19, ia sempat tak percaya jika Covid-19 itu ada. Namun setelah mengalami sendiri, ia akhirnya percaya jika Covid-19 ini ada meski tak terlihat dengan mata.

Verawati berharap, kepada seluruh masyarakat khusunya masyarajakat Kendal untuk bisa menjaga kesehatan diri dengan menjalankan protokol kesehatan.”Sekarang saya sering meminta pembeli jus untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan duduk pun tetap berjarak,” ujarnya.

Selain itu Verawati juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan buah- buahan. Agus Umar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here