Pasar Kangkung Ditutup Tiga Hari, Kenapa?

0
12

KENDAL – Mengantisipasi, mencegah dan memutus penyebaran covid-19, Pasar Tradisional Kangkung ditutup selama tiga hari oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal. Penutupan ini juga menghindari terjadinya klaster baru Covid-19, karena sebelumnya sudah terjadi dua klaster yaitu di Pasar Gladak dan Pasar Pagi Kaliwungu.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Subaedi mengatakan, penutupan sementara pasar Kangkung, menyusul ditemukannya 1 (satu) pedagang pasar yang berdasarkan hasil swab positif terpapar virus covid-19. Sehingga pihaknya terpaksa menutup kegiatan pasar selama tiga hari terhitung sejak hari Selasa (23/6) sampai dengan Kamis (25/6),”Penutupan ini sebagai upaya pemutusan atau pencegahan penularan covid-19 di pasar kangkung,” terangnya, Selasa (23/06/2020).

Menurutnya, selama penutupan akan dilaksanakan penyemprotan disinsfektan serta edukasi kepada pengelola, pedagang dan pengunjung untuk menata ketertiban dan kebersihan lapak. “Disamping itu kami juga sosialisasikan tentang meningkatkan disiplin pemakaian alat pelindung diri (APD) terutama masker dan face shield serta cuci tangan pakai sabun (CTPS),” imbuhnya.

Untuk teknis penutupan pasar Kangkung, dirinya mengaku sudah memerintahkan kepada Kepala UPTD Pasar Daerah, melalui surat nomor 511.3/1139/Disdag. Subaedi mengimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar – pasar tradisional di Kendal, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan sering cuci tangan serta jaga jarak saat beraktifitas Disamping itu, kebersihan lingkungan pasar harus dijaga bersama.

“Dengan mematihi protokoler kesehatan semoga semua selamat dan terhindarkan dari penyebaran covid 19,” pungkasnya. (AU/01).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here