Pembangunan Pasar Pagi Kaliwungu Menelan Anggaran Rp 34,678 M

0
45
Keterangan Foto: Sejumlah pejabat meninjau Pasar Pagi Kaliwungu yang terbakar belum lama ini.
KENDAL  – Dua tahun paska terbakarnya Pasar Pagi Kaliwungu akhirnya akan segara diperbaiki, untuk itu para pedagang Pasar Pagi Kaliwungu akan direlokasi ke lokasi baru.
Lokasi relokasi sekitar 500 meter dari lokasi Pasar Pagi Kaliwungu. Nantinya pasar tersebut akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan anggaran sebesar Rp 34,678 Miliar.
Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kendal, Yanuar Fatoni mengatakan proyek relokasi para pedagang itu dibagi menjadi dua pengadaan yaitu pengadaan brak bagi para pedagang yang lapaknya terbakar dan pengadaan brak bagi para pedagang yang lapaknya tidak terbakar.”Saat ini sedang proses lelang,  pegadaan brak lapaknya terbakar nilainya ada 1,3 miliar dan yang tidak terbakar sekitar 700 juta,” katanya.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kendal, Maksun Ahmad mengatakan bahwa Pemkab Kendal telah melakukan sosialisasi terkati relokasi, pembagian zonasi lapak di tempat relokasi dan rencana pembangunan kembali Pasar Kaliwungu. Menurutnya para pedagang mau direlokasi asal para pedagang tetap berkumpul menjadi satu.
“Ukuran lapak di tempat relokasi lebih kecil. Namun hal itu hanya sementara karena setelah dibangun maka kami akan pindah kembali ke gedung baru pasar,” katanya, Selasa (06/08/2019).
Menurutnya relokasi akan dilaksanakan jika proses lelang pengadaan lapak untuk relokasi dan pengurusan yang lainnya telah dilakukan. Menurutnya saat ini proses lelang tersebut tengah berlangsung dan kemungkinan akan terlelang pada pertengahan Bulan Agustus.
“Kemungkinan akan direlokasi pada Bulan Oktober karena proses lelang belum selesai,” katanya.
Pihaknya pun berharap pada saat penyusunan desain dan tata ruang bangunan gedung pasar, agar para pedagang dikelompokan sesuai dengan jenis barang dagangan yang dijualnya. Hal itu dapat memudahkan para pembeli menemukan barang yang hendak di beli.”Selama ini para pedagang masih berpencar dan tidak berkumpul dengan barang yang sesuai. Dengan tertata rapi akan memudahkan para pembeli,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kendal, Zanuar Fatoni mengatakan bahwa proyek relokasi para pedagang itu dibagi menjadi dua pengadaan. Yakni pengadaan brak bagi para pedagang yang lapaknya terbakar dan pengadaan brak bagi para pedagang yang lapaknya tidak terbakar.”Saat ini sedang proses lelang,  pegadaan brak lapaknya terbakar nilainya ada 1,3 miliar dan yang tidak terbakar sekitar 700 juta,” katanya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here