Anggaran Droping Air Bersih Hanya Rp 16,7 Juta Setahun

0
44
KENDAL – Sangat miris, anggaran bencana kekeringan Pemkab Kendal tahun 2019 anggaran yang digunakan untuk bantuan droping air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan Rp 16.775.000. Jumlah tersebut dinilai kurang bila dibanding jumlah warga yang terancam kekurangan air bersih sebanyak 15.630 jiwa yang tersebar disejumlah kecamatan di Kabupaten Kendal.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kendal, Slamet, mengatakan, kekeringan diperkirakan terjadi di 17 desa yang tersebar di lima kecamatan. Menurutnya, anggaran Rp 16.775.000 untuk droping air bersih masih kurang. ”Tahun lalu kami mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Jateng sebanyak 27 tangki,” ujarnya, Rabu (03/07/2019).
Dikatakan, setiap tahun jumlah warga yang terdampak kekeringan grafiknya selalu naik turun. Menurut Wiwit, droping air bersih tidak hanya bisa mengandalkan pemerintah. Butuh peran serta masyarakat dan perusahaan yang ada di Kendal untuk membantu menyalurkan air bersih melalui program CSR. ”Kami sudah mengirimkan surat edaran ke berbagai perusahaan. Harapan kami mereka bisa membantu dalam droping air bersih,” tuturnya.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kendal, Wiwit Andariyono, mengatakan, pihaknya menyiapkan dua truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter untuk mensuplai kebutuhan air bersih untuk warga. Warga yang membutuhkan bantuan air bersih bisa mengajukan melalui desa. Nanti desa akan mengajukan ke kecamatan dan diteruskan ke BPBD. ”Pengadaan air bersih kami bekerja sama dengan PDAM Tirto Panguripan Kendal. Air kami beli PDAM,” jelas dia.
Kasubag Hubungan Pelanggan PDAM Tirto Panguripan, Bambang Yogi mengatakan PDAM Tirto Panguripan menyiapkan dua sumur dan satu mata air untuk membantu penyaluran air bersih bagi warga Kabupaten Kendal yang terdampak kekeringan. ”Untuk mensuplai kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan, kami menggunakan sumur dalam di Desa Wonorejo (Kaliwungu), sumur dalam di Desa Salamsari (Patean), dan mata air Tuk Kenci di Pageruyung,” kata Bambang Yogi. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here