Dua Pengendara Motor Tewas Digilas Truk Tronton

0
93
Keterangan Foto: Satlantas Polres Kendal melakukan olah TKP.

KENDAL – Dua pengendara motor Beat nopol H 5730 AHD, tewas seketika setelah digilas ban truk tronton di jalur pantura Cepiring Kendal Sabtu (23/02/2019). Dua korban meninggal yaitu Aviatul Maulida warga Desa Truko Kecamatan Kangkung dan Agus Kurniawan warga Karangsuno Kecamatan Cepiring. Akibat kecelakaan, jalur pantuar Cepiring tersendat karena yang di gunakan satu jalur, satu jalur lain digunakan mengevakuasi korban. 

Salah satu saksi mata, Urip menuturkan, kecelakaan bermula saat korban yang melaju dari arah barat beriringan dengan beberapa kendaraan lain. Berada paling depan ada angot berhenti mendadak dan belakangnya ada Avanza nopol  H 9241 FM juga ngerem mendadak. Semangat korban hendak menyalip dari kanan namun  menabrak bagian belakang  Avanza.”Kedua korban jatuh ke kanan, masuk kolong truk sehingga terlindas dan tewas seketika,” ujarnya.

Sopir truk tronton Sulasim mengatakan, tidak menyadari kalau dan tidak tau, tiba-tiba motor korban menyenggol mobil lain sehingga korban jatuh dan masuk kolong truk yang dikemudikannya. Menueut informasi yang diterimanya, sebelum korban terlindas terlebih dahulu menabrak bagian belakang kanan Avanza sehingga terjatuh dan masuk kolong truk.”Kemudian sepeda motor jatuh ke kiri sedangkan ke dua korban  jatuh ke  kanan  dan masuk kolong truk. sehingga  keduanya  terlindas,” ujarnya.

Sementara Satlantas Polres Kendal yang datang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP dan membawa  kedua korban RSUD dr Soewondo Kendal. Arus lalu lintas sempat tersendat karena di berlakukan satu jalur, karena jalur yang lain digunakan mengevakuasi korban. Selain itu kerumunan warga yang ingin melihat korban dari dekat juga membuat arus lalulintas semakin melambat.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Kendal, sementara truk tronton dan mobil Avanza di bawa ke Satlantas Polres Kendal bersama sopirnya untuk dimintai keterangan. Saat ini kasus terbut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here