Petani Sumberahayu Diajari KKN UPGRIS Bertanam Hidroponik

0
92
Keterangan Foto: Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Sumberehayu Kecamatam Limbangan menggelar work shop bertanam dengan sistem hidroponik.

KENDAL – Dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang pertanian modern, mahasiswa KKN UPGRIS mengadakan workshop Hidroponik di Balai Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (09/2/2019). Acara diikuti 70 peserta yang berasal dari mahasiswa KKN, perangkat desa, masyarakat Sumberahayu dan beberapa dari daerah lain seperti Pagertoyo, Jawisari dan sekitarnya yang kebanyakan memang petani.

Ketua Panitia Cahya Mandala Putra menyampaikan kegitan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan tentang Hidroponik bagi petani Desa Sumberahayu. Dikatakan, mahasiswa KKN berusaha mengedukasi peserta bahwasanya bercocok tanam tidak hanya di ladang saja, melainkan ada teknologi pertanian baru yang dapat di terapkan bagi masyarakat yang tidak mempunyai lahan maupun yang mempunyai lahan yaitu dengan sistem Hidroponik

Dikatakan, workshop yang mengangkat tema ‘Bercocok Tanam Dengan Sistem Hidroponik’ dikemas dalam dua sesi, pertama pemaparan materi dan selanjutnya demonstrasi terkait teknis persiapan konstruksi media tanam Hidroponik.”Semua peserta bersemangat karena sistem tanam ini sangat menarik dan tidak buruh lahan pertanian namun cukup di pekarangan rumah,” ujarnya.

Dijelaskan, sesi pemaparan di sampaikan Muhammad Nashir Maulana SPd Pengusaha muda tanaman Hidroponik yang membedah sisi bisnis serta strategi pemasaran produk Hidroponik dan membedah pemahaman pertanian organik, teknis hidroponik, kendala tips and trik bercocok tanam dengan Hidroponik.”Beliau menyampaikan materi berdasarkan pengalamannya selama bergelut dalam pertanian hiroponik,” jelasnya.

Adapun sesi kedua terkait dengan demonstrasi teknis pembuatan perlengkapan hidroponik sendiri di pandu langsung mahasiswa KKN UPGRIS 2019 yang dibagi dalam dua kelompok yakni persemaian dan nutrisi tanaman.” Kegiatan berjalan lancar, petani siap mempraktikkan di rumah mereka,” ungkap Mandala.

Ayu Anggita Anggraeni salah satu peserta yang juga mahasiswa KKN yang berasal dari Banjarnegara mengaku senang dalam agenda ini sehingga mempunyai harapan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi desa. Diharapkan pelatihan ini memberi solusi bertani dengan lahan seadanya, walauoun begitu hasilnya tetap maksimal dengan ikatan yang minimal.”Kedepan saya ingin mencoba, memotivasi masyarakat di desa saya sehingga dapat mengembangkan potensi desa kami,” jelasnya.

Kepala Desa Sumberahayu Muh Asrori menekankan pelatihan ini sangat membantu masyarakat mengembangkan potensi lingkungan di desa Sumberahayu yang cukup efektif untuk pembuatan tanaman hidroponik. Pihaknya berterima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS dengan adanya pelatihan ini masyarakat mendapatkan ilmu baru mengenai teknologi tanam modern.”Semoga masyarakat termotivasi untuk menerapkan teknologi pertanian Hidroponik ini untuk menunjang perekonomian masyarakat,” ujar Muh Asrori. (AU/01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here