Menteri PUPR: Tol Brebes-Semarang Bisa Dilintasi Pemudik

0
70
Keterangan Foto: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muldjono, meninjau proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang di lokasi jembatan Kali Kuto Desa Mentosari Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

BATANG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muldjono, meninjau proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang di lokasi jembatan Kali Kuto Desa Mentosari Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Dabtu sore (14/04/2018). Setelah mengamati progres pembangunan, dirinya memastikan ruas tol brebes hingga semarang dengan konstruksi sudah 75 persen, dipastikan bisa digunakan untuk fungsional arus mudik lebaran tahun ini.

Menteri PUPR Basuki Hadi Moeldjono, bersama jajaranya, survei langsung project jalan bebas hambatan yang saat ini tengah berlangsung pengerjaan konstruksi. Peninjauan ruas jalan tol dari titik ruas brebes timur-pemalang, pemalang-batang, hingga batang-semarang, guna memastikan seberapa siapkah proges jalan yang dianggap akan mengurangi kemacetan saat dilintasi para pengguna jalan khususnya warga yang hendak melakukan perjalanan pulang kampung.

Pantauan proyek jalan tol tersebut memang difokuskan pada titik kritis yang terdapat di jembatan kalikuto yang terdapat di Desa Mentosari, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, yang merupakan daerah perbatasan langsung dengan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Keterangan Foto: Progres pembangunan jalan Tol Semarang-Batang sudah mencapai 75 persen, sehingga diyakini Nisa dilewati pemudik tahun ini.

Basuki Hadi Moeldjono, menjelaskan jembatan tersebut merupakan tolak ukur, bisa difungsikanya atau tidak pada ruas tol batang-semarang saat mudik lebaran. Bisa dipastikan pada pekan terakhir bulan april ini girder balok jembatan kalikuto sudah mulai terpasang.”Melihat konstruksi saat ini sudah mencapai 75 persen. Sehingga tidak menutup kemungkinan ruas jalan tol saat ini positif difungsionalkan saat masyarakat akan merayakan tradisi tahunan tersebut,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, Basuki menambahkan, jembatan Kali Kuto juga nantinya digadang-gadang akan menjadi ikon pintu gerbang dari ujung timur Kabupaten Batang dan serta ujung barat Kabupaten Kendal,”Rencanaya pintu tol ini akan menjadi ikon kedua daerah yang saling berbatasan yaitu Batang dan Kendal,” pungkasnya.(UJ/1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here