KENDAL – Untuk memperbaiki perekonomian para petani tembakau di daerah eks Kawedanan yang meliputi kecamatan Sukorejo, Patean, Plantungan dan Pageruyung mereka dibuatkan koperasi UMKM. Dengan adanya koperasi ini diharapkan nantinya, petani tembakau terutama para perempuan miliki kalian sehingga mampu meningkatakan perekonomian melalui peningkatan UMKM.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Juliari P Batubara melakukan kunjungan kerja DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dalam rangka meningkatkan koperasi UMKM dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kendal, Sabtu (31/3/2018).”Untuk meningkatakan perekonomian para petani tembakau, mereka minta unruk membuat koperasi karena bantuan-bantuan dari pusat harus ada badan hukumnya. Selain itu koperasi bisa memberikan pinjaman dan membeli produk hasil UMKM para petani tembakau,” ujarnya.
Juliari menambahkan, sebagai wakil rakyat pihaknya siap memperjuangkan RUU Tembakau nasional dengan semangat melindungi kepentingan tembakau nasional. Sedangkan Ketua DPC Kendal yang juga Bupati Kendal periode 2010-2015 dr Widya Kandi Susanti MM mengatakan, selama ini tembakau Kendal banyak mengandung pupuk kimia sehingga pabrikan rokok enggan menerima tembakau Kendal. Untuk itu pihaknya, haeus merubah kebiasaan dengan menggunakan pupuk organik agar pabrik toko siap membeli tembakau Kendal seperti tembakau produksi Mranggen Demak.

Pasar Murah
Dalam kesempatan itu, Juliari juga menggelar bazar sembako murah seperti beras, minyak goreng, telor dan sejumlah kebutuhan pokok lainya. Sembako ssenilai Rp 100 ribu dijual seharga Rp 50 ribu. Sebagian besar pembeli merupakan ibu rumah tangga yang merupakan laskar kretek yang berasal dari Kawedanan eks Selokaton.
Salah salah seorang pembeli Sutinah (54) warga Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo mengaku senang karena bisa membeli sembako senilai Rp 100 ribu dibeli seharga Rp 50 ribu.”Sembako ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Sementara koordinator Laskar Kretek, Suyanto mengakatkan, pihaknya sangat berterima kasih atas pembuatan koperasi laskar kretek. Dikatakan, koperasi ini sangat membantu petani untuk meningkatkan perekonomian kkeluarga. Dikatakan, jumlah petani tembakau yang tergabung dalam laskar kretek selama ini juga sudah banyak diberi pelatihan kkeahlian ssehingga sudah banyak yang memiliki UMKM.” Selain itu punai juga tetap menanam tembakau fengan luasan sekitar
6000 hektar,” jelasnya. (1)

















































