Tertimpa Longsor, Tiga Kelas SDN 2 Bringinsari Rusak

0
330
Keterangan Foto: SDN 2 Bringinsari Kecamatan Sukorejo jebol setelah diterjang longsoran tebing setinggi 8 meter.

KENDAL – Tebing sepanjang 20 meter setinggi 8 meter longsor menimpa SDN 2 Bringinsari Kecamatan Sukorejo, Rabu (7/3/2018) sekitar Pukul 12.30 WIB. Bencana tanah longsor terjadi saat aktivitas belajar masih berlangsung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun material longsoran mengenai bangunan sekolah SD 2 Bringinsari mengalami rusak parah. Setidaknya, ada tiga ruang kelas yang rusak parah akibatnya bencana tersebut yaitu kelas 4,5 dan 6. Adapun penyebab dari longsornya tanah disamping sekolah tsb dikarenakan hujan lebat diwilayah tersebut.

Kepala SDN 2 Bringinsari Sudarto mengatakan, sekitar pukul 11.30 WIB wilayah Desa Bringinsari terjadi hujan lebat, dimana saat itu masih terjadi proses belajar mengajar disekolah SD 02 Bringinsari dan dilanjutkan dengan tambahan jam pelajaran.

Sekitar pukul 12.30 WIB, saat proses belajar mengajar tiba-tiba terdengar suara gemuruh disamping sekolah, selanjutnya guru pengajar dn muridnya berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Dikatakan, saat tanah longsor terdapat 26 orang yang terdiri dari guru 5 orang dan murid 21 orang.

Sudarto membenarkan jika kondisi sekolahnya jebol akibat tertimpa tanah longsor disertai material bebatuan. Tebing batu permanen di belakang sekolah setinggi kurang lebih 8 meter tersebut warga dusun setempat.“Guyuran hujan lebat disertai petir, mengakibatkan tebing batu setinggi kurang lebih 8 meter di kebun milik salah seorang warga yang berada tepat dibelakang SD menjadi ambrol. Lantas mengenai beberapa ruang kelas hingga jebol, beruntung tidak ada korban jiwa,” bebernya.

Ahmad Rizal (11) salah seorang siswa kelas VI SDN 2 Bringinsari mengaku sedih ruang kelasnya jebol akibat terkena bencana tanah longsor. Dirinya khawatir jika kerusakan tersebut tidak segera diperbaiki akan mengganggu pelajaran siswa, terutama siswa kelas  VI yang sebentar lagi akan menempuh ujian nasional. “Kami sangat sedih, kami ingin ruang kelas segera diperbaiki agar bisa digunakan utnuk belajar. Apalagi sebentar lagi akan digunakan untuk ujian sekolah,” ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuannya agar sekolahnya segera diperbaiki sehingga para siswa bisa segera sekolah lagi dengan nyaman sehingga mata pelajaran yang berikan para guru bisa masuk dengan baik.”Yang terpenting kami nisan tetap sekolah sehingga tidak ketinggalan mata pelajaran dan saatnya ujian bisa mengerjakan dengan baik,” ujarnya. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here