Bangkitkan Kesadaran Masyarakat, Pemkot Gelar Gerakan Pungut Sampah

0
115
Keterangan Foto: Masyarakat diajak pungut sampah disekitar Lapangan Jetayu.

KOTA PEKALONGAN – Untuk membangkitkan kesadaran warga, dalam memungut sampah, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) gelar gerakan pungut sampah di Lapangan Jetayu, Minggu (4/3/2018). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Gerakan pungut sampah diikuti Komunitas Peduli kali loji dan pelajar dari SD hingga SMA. Gerakan pungut sampah dilepas Walikota Pekalongan H.M Saelany Machfudz yang didampingi Camat Pekalongan Utara Yos Rosyidi dan Ketua Komunitas Pedui Kai Loji (KPKL) Titik Nuraini.

Walikota Pekalongan mengapresiasi kegiatan gerakan pungut sampah tersebut.Pasalnya semangat kegotong-royongan dan kebersamaan masyarakat Kota Pekalongan saat ini dinilainya perlu di tingkatkan lagi. ” Saya apresiasi kegiatan ini. Dengan gerakan pungut sampah ini saya harapkan masyarakat bisa melihat dan tergerak hatinya untuk lebih semangat lagi melakukan kebersihan. Terutama dilingkunganya masing-masing,” Kata Walikota.

Menurutnya, untuk mewujudkan Kota Pekalongan yang bersih pihaknya sudah melakukan beberapa program yang diantaranya lomba kelurahan terbersih yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali, Lomba K3, Bersih-bersih Kali dan lainya ” Dengan program program tersebut saya harapkan masyarakat turut serta berperan dalam mewujudkan Kota Pekalongan yang bersih dengan membersihkan sampah di lingkunganya masing-masing,” tambahnya.

Titi Nuraini Selaku Ketua Komunitas Peduli Kali Loji menjelaskan gerakan pungut sampah tersebut melibatkan 500 pelajar mulai dari SD hingga SMA. ” KPKL bersama pelajar berjalan mulai Lapangan Jetayu, Jalan Diponegoro, Jalan Barito, Jalan Progo, Jalan Cendrawasih dan Kembali lagi Ke Lapangan Jetayu sambil memungut sampah,” terangnya.

Selain gerakan pungut sampah Peringatan Hari Peduli Sampah Nasinoal juga disi berbagai rangkaian acara yang diantaranya senam sehat bersama dan pelatihan Eco-Bricks “Eco-Bricks adalah bata yang terbuat dari bahan dasar sampah botol plastik, sachet/ plastik kemasan yang kaku, dan kantong plastik yang lembut. Eco-Bricks ini salah satu cara untuk menyelamatkan lingkungan dari sampah plastik yang tidak mudah terurai dalam waktu yang cukup lama,” kata Titik.

Titik berharap dengan gerakan pungut sampah tersebut Kota Pekalongan menjadi lebih bersih dari sampah. “ Mudah-mudahan gerakan ini di ikuti seluruh siswa lainya dan masyarakat Kota Pekalongan sehingga Kota Pekalongan menjadi lebih bersih,” harapnya.(6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here