Penangkapan Begal, Ungkap Kasus Pembunuhan Fitria Anggraeni

0
2381
Keterangan Foto: Tersangak pembunuhan Fitria Anggraeni dihadiahi timah panas dan sudah diamankan polisi.

KENDAL – Penangkapan pelaku begal Didik Ponco Sulityo warga Desa Puguh Kecamatan Boja, atas laporan Kasiyati karyawan PT Mas Sumbiri, Warga Ngabean Boja pada Jum’at (23/2) pukul 06.00 WIB saat korban hendak berangkat kerja, justru mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap seorang pemandu lagu, Fitria Anggraeni, warga Dukuh Tanggulangin, Desa Margosari Kecamatan Limbangan. Korban di bunuh dan jasadnya dikubur di dalam bak kamar mandi dan dicor menggunakan adukan semen hingga tiga lapis.

Kasat Reskrim Polres Kedal AKP Aris Munandar mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan ini di bermula dari terungkapnya kasus pembegalan yang lakukan tersangka. Saat dilakukan pendalaman tersangka mengakui telah membunuh seorang wanita yang dikubur di bak kamar mandi rumahnya di Desa Puguh Kecamatan Boja. Awalnya polisi tidak percaya 100 persen atas keterangan tersangka, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata benar.

Dikatakan, awal mula kasus pembunuhan ini terjadi Jumat (16 /2/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, Fitria Anggraeni (25) warga RT 1 RW 3 Dusun Tanggul Langit Desa Margosari Kecamatan Limbangan dijemput oleh tersangka Didik Ponco Sulistyo. Sampai Jumat (23/2/2018) Fitria Anggraeni belum juga kembali kerumah. Kemudian polisi mendapatkan informasi bahwa adanya penemuan mayat di dalam rumah Didik Ponco Sulistyo ikut Dusun Krajan RT 2 RW 2 Desa Puguh Kecamatan Boja.

Selanjutnya diketahui bahwa mayat yang ditemukan tersebut Fitria Anggraeni. Jumat (23/2/2018) sekitar pukul 11.00 WIB pelaku Didik Ponco Sulistyo ditanggap dalam perkara pencurian dengan kekerasan. Selanjutnya  pada saat diintrogasi petugas, pelaku mengaku telah melakukan tindak pidana pembunuhan Fitria Anggraeni.

Pelaku dibunuh dengan cara di jerat dengan kain dibagian leher sehingga korban meninggal dunia. Setelah korban meninggal dunia kemudian korban dimasukkan ke dalam bak mandi yang selanjutnya di tutup pasir dan cor beton hingga tiga lapis. Selanjutnya menindaklanjuti pengakuan pelaku petugas mendatangi tempat kejadian perkara dan membongkar bak mandi yang ditutup oleh beton dan benar didalamnya terhadap sesosok mayat perempuan dengan kondisi telanjang dan hanya mengenakan BH.”Untuk penyidikan lebih lanjut mayat tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk otopsi,” jelasnya.

Sementara pelaku pembunuhan Didik Ponco Sulistyo saat ini diamankan polisi dan dilakukan pendalaman. Pelaku sempat dihadiahi timah panas, karena mencoba kabur saat diamankan. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here