Brigadi Feri Berhasil Amankan Wanita Yang Dimassa

0
174
Keterangan Foto.Brigadi Feri Berhasil Amankan Wanita Yang Dimassa.

Kendal – Brigadir Feri berhasil menyelamatkan wanita paruh baya yang  di duga tuna wisma ini baru saja dihajar sopir dan warga karena mengamuk membanting helm dan tempat sampah di  depan  mini market SPBU Rejosari Brangsong Kendal, Selasa  (16/1/2018). Korban sempat menjadi bulan-bulanan massa akhirnya wanita tersebut berhasil diamankan anggota Polres Kendal yang sedang patroli.

Sunarjo Sopir yang sedang beristirahat dan warga yang melintas mencoba mengamankan namun berontak sehingga terpancing emosi kemudian menghajarnya, karena  wanita tersebut  malah  menantag ingin  melukan  sopir dan  warga yang  hendang  menenangkan.”Tadinya berdiri di parkiran  sepeda  motor  namun  di  tahu tahu membanting  helm  dan  berteriak membanting  tempat sampah, setelah  akan  di tenagkan malah  berontak dan menantang akan  meluka  saya dan  warga,” kata Sunarjo.

Petugas kebersihan minimarket  Sobirin mengatakan, wanita tersebut kerap masuk ke SPBU dan mondar-mandir. Tanpa alasan yang jelas  mengambil helm yang ada di tempat parkir minimarket dan melemparnya ke mobil yang parkir. Tidak hanya itu tempat sampah yang ada juga dibanting dan dibuang.”Wanita tersebut sempat mengedor-gedor pintu minimarket sehingga penjaga ketakutan,”kata  Sobirin.

Brigadir Feri yang melihat  ada  kerumunana  massa menghajar  seorang wanita tersebut kemudian melerai dan membawa wanita yang belum diketahui identitasnya ini ke tempat yang lebih aman. Menurutnya wanita tersebut masuk ke area SPBU Rejosari Brangsong Kendal dan kemudian berteriak-teriak ,mengamuk  sambil membanting helm  dan  bak sampah yang berada  di  depan  minimarket SPBU.“Tidak hanya berteriak wanita tersebut kemudian membanting helm yang ada di tempat parkir minimarket dan membanting tempat sampah,” kata Feri.

Usai diamankan anggota Polres Kendal, wanita tersebut meninggalkan lokasi SPBU. Pihak SPBU sendiri khawatir dengan keberadaan wanita tuna wisma tersebut, karena takut bermain korek api sehingga membahayakan yang lainnya. (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here